SUMENEP, RadarBangkalan.id – Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kabupaten Sumenep mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan intensitas latihan bagi seluruh atlet binaan.
Ketua PABSI Sumenep Rusdi Rahman mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menetapkan atlet yang akan memperkuat kontingen Sumenep pada ajang tersebut.
Baca Juga: Ubaid Kian Bersinar di Kancah Internasional, Naik Sembilan Peringkat Dunia BWF
Seluruh atlet, baik senior maupun junior, masih menjalani proses pembinaan dan memiliki peluang yang sama untuk masuk skuad kejurprov.
“Seleksi akan dilakukan mendekati pelaksanaan kejuaraan, sekitar satu bulan sebelumnya. Karena kejurprov masih berlangsung September,” ujarnya.
Menurut Rusdi, program latihan terus dijalankan secara rutin sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Hal itu penting karena cabang olahraga angkat besi sangat bergantung pada kesiapan fisik serta kestabilan berat badan atlet.
Baca Juga: Rekonstruksi Jalan Waru Barat–Tlonto Ares Segera Digarap, DPUPR Siapkan Anggaran Rp 1 Miliar
Karena itu, para atlet dituntut menjaga konsistensi latihan agar mampu mencapai performa terbaik saat bertanding nanti.
“Latihan tetap kami intensifkan supaya atlet bisa tampil maksimal di kejurprov,” katanya.
Rusdi menjelaskan, tim pelatih masih terus memantau perkembangan kemampuan seluruh atlet sebelum menentukan nama-nama yang akan diberangkatkan.
Sejumlah atlet senior maupun junior dinilai memiliki peluang untuk memperkuat kontingen Kota Keris.
Meski demikian, keputusan akhir akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi selama masa persiapan.
Atlet yang menunjukkan performa terbaik dan memiliki peluang meraih prestasi akan diprioritaskan untuk tampil di kejurprov.
“Nantinya yang berangkat adalah atlet-atlet yang benar-benar berpotensi meraih juara,” tegasnya. (iqb/bil)
Editor : Ina Herdiyana