RadarBangkalan.id - Cristiano Ronaldo masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola meski usianya telah memasuki kepala empat. Kondisi fisiknya yang luar biasa membuat kapten timnas Portugal itu sering disebut sebagai salah satu atlet dengan kebugaran terbaik sepanjang masa.
Namun, performa tersebut bukan didapat secara instan. Ronaldo telah membangun gaya hidup disiplin selama bertahun-tahun, mulai dari menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, hingga menjalani latihan fisik secara konsisten.
Baca Juga: Vinicius Jr Menggila, Brasil Tekuk Skotlandia Sementara 2-0 di Piala Dunia 2026
Bagi Ronaldo, menjaga tubuh merupakan investasi jangka panjang agar tetap mampu tampil maksimal di lapangan.
Berikut beberapa kebiasaan sehat yang membuat Cristiano Ronaldo tetap berada di puncak performa.
1. Menerapkan Pola Tidur Polifase
Salah satu kebiasaan unik Ronaldo adalah pola tidurnya. Pemilik lima trofi Ballon d'Or tersebut diketahui menerapkan metode tidur polifase atau polyphasic sleep.
Alih-alih tidur dalam satu waktu panjang, Ronaldo membagi waktu istirahatnya menjadi beberapa sesi tidur singkat dengan total sekitar 7,5 jam per hari.
Baca Juga: Kemenkes Tutup Klinik Kecantikan Ilegal di Bali, Diduga Libatkan Tenaga Medis Asing Tanpa Izin
Metode ini bertujuan membantu tubuh mendapatkan waktu pemulihan secara berkala. Beberapa penelitian juga menunjukkan tidur siang dengan durasi tertentu dapat membantu meningkatkan fokus dan kemampuan kognitif.
Meski begitu, pola tidur seperti ini tidak selalu cocok untuk semua orang dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Baca Juga: Portugal Menang Besar atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Jadi Bintang dengan Dua Gol
2. Menggunakan Terapi Krioterapi
Untuk membantu pemulihan tubuh, Ronaldo juga memiliki ruang krioterapi pribadi di rumahnya.
Terapi krioterapi menggunakan suhu ekstrem rendah untuk membantu proses pemulihan setelah aktivitas fisik berat. Metode ini banyak digunakan oleh atlet profesional karena dipercaya dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot dan peradangan setelah latihan.
Ronaldo diketahui menginvestasikan dana besar untuk fasilitas tersebut demi menjaga kondisi fisiknya tetap optimal.
3. Latihan Fisik dengan Intensitas Tinggi
Ronaldo terkenal memiliki disiplin latihan yang sangat ketat. Ia rutin menghabiskan waktu di pusat kebugaran untuk menjaga kekuatan, kecepatan, serta daya tahan tubuh.
Selain latihan beban, Ronaldo juga melakukan berbagai aktivitas pendukung seperti pilates dan berenang.
Baca Juga: 5 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Kemampuan Otaknya Hampir Menyaingi Manusia
Ia juga memperhatikan latihan otot inti, termasuk melakukan ratusan sit-up dalam beberapa sesi latihan setiap minggu.
Namun, Ronaldo tetap mengingatkan bahwa latihan berlebihan dapat meningkatkan risiko cedera jika tidak dilakukan dengan pengaturan yang tepat.
4. Menjalani Diet Ketat
Selain latihan, pola makan menjadi bagian penting dari rutinitas Ronaldo.
Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya
Mantan chef pribadinya, Giorgio Barone, pernah mengungkap bahwa Ronaldo sangat memperhatikan asupan makanan dengan menghindari makanan tinggi gula, garam, dan lemak berlebihan.
Menu hariannya lebih banyak berisi:
- Protein berkualitas seperti ayam dan ikan.
- Karbohidrat kompleks.
- Buah dan sayuran segar.
- Makanan bernutrisi seperti alpukat dan quinoa.
Ronaldo juga membagi waktu makannya menjadi beberapa porsi kecil agar kebutuhan energi tubuh tetap terpenuhi sepanjang hari.
5. Menjaga Hidrasi Tubuh
Ronaldo dikenal memiliki kebiasaan menghindari minuman bersoda dan alkohol. Sebagai gantinya, ia lebih memilih mengonsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuh.
Atlet profesional membutuhkan hidrasi yang cukup karena cairan berperan penting dalam menjaga fungsi otot, distribusi oksigen, serta membantu proses pemulihan setelah aktivitas berat.
Bagi Ronaldo, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi salah satu kunci agar mampu mempertahankan performa di lapangan.
Baca Juga: Pelari Pemula Rentan Alami Rhabdomyolysis, Olahraga Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal
Editor : Ubaidillah