RadarBangkalan.id - Fans Ajax dibuat kesal meski tim kesayangan mereka berhasil meraih kemenangan pada laga Kualifikasi Conference League melawan FK Vojvodina. Kemarahan suporter bukan disebabkan oleh performa pemain, melainkan kesalahan teknis dalam tayangan siaran pertandingan.
Regie siaran dinilai tidak mengetahui perubahan terbaru terkait identitas visual Ajax. Saat menampilkan tayangan ulang pertandingan, logo lama Ajax terus digunakan sehingga memicu reaksi negatif dari para pendukung klub asal Amsterdam tersebut.
Baca Juga: Ajax Bungkam Vojvodina 4-1, Maarten Paes Antar De Godenzonen Dekati Lolos
Ajax sebenarnya memang menggunakan logo klasik sejak musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-125 klub sekaligus memenuhi keinginan banyak suporter yang ingin melihat kembali simbol bersejarah tersebut.
Logo klasik Ajax merupakan lambang yang digunakan klub hingga 1991. Kembalinya logo tersebut menjadi bagian dari upaya klub untuk memperkuat hubungan dengan sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang menjadi identitas Ajax selama lebih dari satu abad.
Baca Juga: Nottingham Forest Tundukkan Blackburn Rovers 3-0 di Laga Pramusim 2026/2027
Namun, kesalahan terjadi ketika tayangan pertandingan masih menampilkan logo lama sebagai bagian dari grafis siaran tanpa menyesuaikan dengan identitas klub terbaru. Para fans langsung menyadari hal tersebut dan ramai menyampaikan kritik.
Baca Juga: Tottenham Taklukkan MK Dons 1-0, Tendangan Voli Mateus Fernandes Jadi Pembeda
Bagi pendukung Ajax, logo bukan sekadar simbol visual, melainkan bagian penting dari sejarah dan budaya klub. Karena itu, kesalahan kecil dalam penyiaran tersebut dianggap menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap perubahan identitas Ajax.
Baca Juga: Sporting CP Pesta Gol 7-0 atas Strasbourg di Laga Pramusim, Tim Hugo Oliveira Dibantai
Meski demikian, Ajax tetap mampu fokus di lapangan dan meraih hasil positif dalam pertandingan kontra FK Vojvodina. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim Amsterdam dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim 2026/2027.
Editor : Ubaidillah