Ajax Ditahan Vojvodina 1-1, Oscar Gloukh Jadi Sasaran Kemarahan Pelatih dan Suporter

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 06:44 WIB
Míchel Semprot Oscar Gloukh di Pinggir Lapangan, Fans Ajax Ikut Geram.
Míchel Semprot Oscar Gloukh di Pinggir Lapangan, Fans Ajax Ikut Geram.

RadarBangkalan.id - Ajax Amsterdam harus puas bermain imbang 1-1 melawan FK Vojvodina pada leg kedua kualifikasi UEFA Conference League, Kamis (30/7/2026). Selain hasil pertandingan, sorotan utama tertuju pada gelandang Oscar Gloukh yang mendapat teguran keras dari pelatih Míchel serta banjir kritik dari para suporter.

Dalam pertandingan tersebut, Vojvodina lebih dulu unggul melalui gol Crnomarkovic yang lahir dari situasi sepak pojok. Ajax kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum lewat sundulan Davy Klaassen setelah menerima umpan kepala dari Youri Regeer.

Baca Juga: Persija Tahan Port FC 2-2, Gol Loncar Selamatkan Macan Kemayoran

Di tengah jalannya babak pertama, kamera siaran Ziggo Sport menangkap momen Míchel meluapkan emosinya kepada Oscar Gloukh. Sang pelatih terlihat berteriak dari tepi lapangan setelah Gloukh kehilangan bola akibat operan yang keluar dari garis permainan di area pertahanan lawan.

Pengamat Ziggo Sport, Sam van Royen, menjelaskan bahwa kemarahan tersebut dipicu oleh kesalahan penguasaan bola yang dianggap merugikan tim.

"Gloukh melakukan pergerakan bagus, tetapi tidak berhasil," ujar Van Royen.

Menurutnya, Míchel meminta pemain asal Israel itu lebih disiplin dalam menjaga penguasaan bola, terutama saat Ajax membangun serangan di wilayah lawan.

"Saya tahu apa yang dia katakan. Dia berkata: 'Jaga bola di babak kedua!'," tambah Van Royen.

Baca Juga: Atletico Madrid Hajar Getafe 4-1 di Laga Pramusim, Simeone Puas dengan Pemain Muda

Míchel Tuntut Disiplin Setelah Kehilangan Bola

Analis sepak bola Jan van Halst menilai performa Gloukh sebenarnya tidak terlalu buruk sepanjang babak pertama. Namun, ia mengakui bahwa akurasi operan dan penguasaan bola memang menjadi perhatian utama tim pelatih Ajax.

Van Halst menjelaskan bahwa filosofi permainan Míchel menuntut para pemain segera melakukan tekanan tinggi setiap kali kehilangan bola.

Baca Juga: Debut Xabi Alonso di Chelsea Berakhir Spektakuler, The Blues Menang 6-4

"Sekarang ini tidak begitu buruk, karena Ajax sebenarnya melakukan ini dengan cukup baik secara berkala," kata Van Halst.

Ia menambahkan bahwa kehilangan bola di sekitar kotak penalti lawan masih bisa diterima jika bertujuan menciptakan peluang, tetapi para pemain wajib segera melakukan tekanan untuk merebut bola kembali.

"Itu adalah sesuatu yang telah ditanamkan Míchel kepada mereka dan masih mencoba untuk menanamkannya lebih jauh," ujarnya.

Baca Juga: Persib Puncaki Grup A Setelah Menang 1-0 atas DPMM FC

Suporter Ajax Minta Oscar Gloukh Dijual

Penampilan Oscar Gloukh juga menjadi bahan perdebatan di kalangan pendukung Ajax. Forum suporter Ajax Showtime dipenuhi komentar yang mempertanyakan kontribusi sang gelandang.

Banyak penggemar menilai Gloukh terlalu sering kehilangan bola, melakukan dribel berlebihan, dan kurang efektif dalam membangun serangan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026, Mitchell Baker Jadi Bintang

Sejumlah suporter bahkan mendesak manajemen Ajax untuk menjual pemain tersebut pada bursa transfer mendatang.

"Gloukh benar-benar tidak akan berhasil di Ajax. Itu tidak cocok," tulis salah satu pendukung.

Komentar lain menyoroti kualitas pengambilan keputusan dan akurasi operan sang pemain yang dianggap belum memenuhi standar klub.

Baca Juga: Mitchell Baker Cetak Hattrick, Timnas Indonesia Libas Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Kritik tersebut membuat posisi Gloukh semakin menjadi sorotan di tengah upaya Ajax membangun kembali kekuatan tim untuk musim 2026/2027.

Dolberg dan Regeer Juga Tak Luput dari Kritik

Selain Gloukh, penyerang Kasper Dolberg turut menerima kritik karena gagal memaksimalkan beberapa peluang emas yang didapat Ajax.

Sejumlah suporter menilai penyelesaian akhir Dolberg masih jauh dari harapan dan tidak cukup tajam untuk memimpin lini serang tim.

Baca Juga: Persebaya Taklukkan Persija 1-0, Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Laga Grup B Piala Presiden 2026

Youri Regeer juga menjadi sasaran kritik karena dianggap kurang aktif dalam membangun serangan serta terlalu sering memainkan operan ke samping yang memperlambat tempo permainan.

Blind dan Rosa Justru Tuai Pujian

Di tengah derasnya kritik, dua pemain Ajax justru mendapatkan apresiasi dari pendukung, yakni Daley Blind dan Lucas Rosa.

Baca Juga: Persib Kalahkan Arema 1-0, Igor Tolic Soroti Kerja Sama Tim yang Makin Solid

Blind dipuji karena kecerdasannya dalam membaca permainan dan membantu proses pembangunan serangan dari lini belakang. Sementara itu, Rosa mendapat banyak pujian berkat umpan-umpan tajam dan kontribusinya dari sisi lapangan.

Penampilan keduanya dinilai menjadi salah satu sisi positif Ajax dalam laga yang berakhir imbang melawan Vojvodina.

Hasil tersebut tetap membawa Ajax melanjutkan perjuangannya di kompetisi Eropa, tetapi performa beberapa pemain dipastikan akan menjadi bahan evaluasi serius bagi Míchel menjelang pertandingan berikutnya.

Baca Juga: 4 Minuman yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Teh Hijau hingga Air Putih 

Editor : Ubaidillah
Ajax Amsterdam Liga Konferensi UEFA Sepak Bola Internasional Oscar Gloukh Kritik suporter Ajax