RadarBangkalan.id - Bayern Munich mencatat kemenangan telak 15-0 atas klub divisi delapan Jerman, Rottach-Egern, dalam laga persahabatan pramusim. Namun, bukan hanya pesta gol Bayern yang menjadi perhatian publik, melainkan juga kisah unik dari tim lawan yang menurunkan bendahara klub sebagai pemain pengganti.
Pertandingan yang berlangsung timpang tersebut memperlihatkan dominasi penuh Bayern Munich sejak menit awal. Deretan pemain muda dan senior bergantian mencetak gol hingga menghasilkan kemenangan dengan margin 15 gol tanpa balas.
Baca Juga: Ajax Ditahan Vojvodina 1-1, Oscar Gloukh Jadi Sasaran Kemarahan Pelatih dan Suporter
Gol-gol Bayern dicetak oleh Aleksandar Pavlovic, Arijon Ibrahimovic, Felipe Chavez, Maicon Cardoso, Armindo Sieb, dan Bastian Assumo yang masing-masing menyumbangkan dua gol. Sementara Joao Palhinha, Joshua Kimmich, dan Skender Nurai turut menyumbang satu gol untuk melengkapi pesta gol Die Roten.
Bendahara Klub Masuk Lapangan pada Menit ke-79
Di tengah hujan gol Bayern Munich, perhatian publik justru tertuju pada keputusan unik Rottach-Egern yang memasukkan bendahara klub sebagai pemain pengganti pada menit ke-79.
Menurut laporan media Inggris, pria tersebut bukan hanya bendahara klub, tetapi juga berprofesi sebagai polisi. Ia telah menjadi bagian dari Rottach-Egern sejak tahun 2002 dan dikenal sebagai sosok yang aktif membantu operasional klub.
Baca Juga: Persija Tahan Port FC 2-2, Gol Loncar Selamatkan Macan Kemayoran
Saat memasuki lapangan, ia tampil mengenakan seragam tim lengkap dengan kumis khas yang langsung menarik perhatian para penonton dan penggemar sepak bola.
Meski hanya bermain beberapa menit dan tidak banyak terlibat dalam jalannya pertandingan, kehadirannya menjadi salah satu momen paling berkesan dalam laga tersebut.
Viral di Media Sosial
Momen bendahara klub yang bermain melawan salah satu klub terbesar dunia langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Baca Juga: Atletico Madrid Hajar Getafe 4-1 di Laga Pramusim, Simeone Puas dengan Pemain Muda
Banyak penggemar sepak bola memberikan komentar positif dan menganggap kejadian tersebut sebagai gambaran nyata romantisme sepak bola akar rumput.
Seorang penggemar menulis bahwa para pemain Bayern kemungkinan kebingungan melihat sosok yang biasanya mengurus keuangan klub kini berada di lapangan sebagai pemain.
Komentar lain menyebut bahwa sang bendahara mendapatkan pengalaman yang mungkin menjadi momen terbaik dalam perjalanan sepak bolanya, meskipun tidak menyentuh bola sekalipun.
Ada pula yang menyebut kisah tersebut sebagai contoh sempurna sepak bola rakyat, ketika seseorang yang sehari-hari mengurus administrasi klub tiba-tiba mendapat kesempatan bermain melawan Bayern Munich.
Baca Juga: Debut Xabi Alonso di Chelsea Berakhir Spektakuler, The Blues Menang 6-4
Kisah yang Sulit Dilupakan
Bagi banyak penggemar, kisah bendahara Rottach-Egern tersebut menjadi simbol kuat bahwa sepak bola tidak hanya soal hasil pertandingan dan trofi.
Setelah lebih dari dua dekade mengabdi kepada klub, kesempatan bermain melawan Bayern Munich menjadi pengalaman yang kemungkinan akan dikenang sepanjang hidupnya.
Baca Juga: Persib Puncaki Grup A Setelah Menang 1-0 atas DPMM FC
Meski timnya kalah telak 0-15, momen tersebut justru menjadi cerita yang membuat laga persahabatan ini mendapat perhatian luas dari pecinta sepak bola di berbagai negara.
Sementara itu, Bayern Munich melanjutkan persiapan pramusim dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan ketajaman lini serang mereka menjelang agenda kompetitif musim 2026/2027.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026, Mitchell Baker Jadi Bintang
Editor : Ubaidillah