RadarBangkalan.id - Santos Laguna untuk sementara memimpin 1-0 atas Chicago Fire dalam pertandingan Leagues Cup 2026 yang berlangsung pada Senin (10/8/2026). Gol tunggal Ezequiel Bullaude pada babak pertama menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
Keunggulan Santos Laguna bertahan hingga awal babak kedua. Tim asal Meksiko mampu menjaga keunggulan meski mendapat tekanan cukup besar dari tuan rumah Chicago Fire.
Baca Juga: Manchester City Kalahkan Atletico Madrid 3-1, Ait-Nouri Cetak Gol Penutup
Gol semata wayang dalam pertandingan ini tercipta pada menit ke-20. Ezequiel Bullaude sukses memanfaatkan peluang yang didapat untuk membobol gawang Chicago Fire dan membawa Santos Laguna unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Chicago Fire yang bermain di depan pendukung sendiri kesulitan menembus pertahanan rapat Santos Laguna sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, Chicago Fire langsung melakukan perubahan strategi. Pelatih memasukkan Andrew Gutman pada menit ke-46 untuk menggantikan Viktor Radojevic dengan harapan meningkatkan intensitas serangan.
Meski tertinggal, Chicago Fire tampil dominan dalam penguasaan bola. Statistik menunjukkan tim MLS tersebut menguasai 60 persen ball possession, sedangkan Santos Laguna hanya mencatatkan 40 persen.
Baca Juga: Borussia Dortmund Taklukkan Arsenal 3-2, Gyokeres Cetak Gol Penalti
Dari segi peluang, Chicago Fire melepaskan tujuh tembakan dibandingkan lima tembakan milik Santos Laguna. Namun dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.
Kedua tim juga sama-sama menciptakan satu peluang besar dan mencatatkan sembilan sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Berdasarkan data expected goals (xG), Chicago Fire membukukan angka 0,42 sementara Santos Laguna mencatatkan 0,31.
Baca Juga: Real Madrid Kalahkan Ferencvaros 2-1, Mourinho Puas Meski Los Blancos Belum Maksimal
Hingga awal babak kedua, Santos Laguna masih mempertahankan keunggulan 1-0 berkat gol Ezequiel Bullaude. Chicago Fire masih memiliki waktu untuk membalikkan keadaan, namun harus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir agar mampu menyamakan kedudukan.
Editor : Ubaidillah