RadarBangkalan.id - Marcos Leonardo langsung menjadi sasaran kritik pendukung Ajax setelah membuang dua peluang emas dalam 10 menit pertama pertandingan melawan FC Sion pada leg pertama play-off kualifikasi Liga Conference 2026, Kamis malam waktu setempat.
Penyerang asal Brasil itu mendapat dua kesempatan untuk membawa Ajax unggul lebih dulu, tetapi gagal memanfaatkannya dengan baik. Kesalahan tersebut membuat sebagian suporter Ajax mulai mempertanyakan kualitas pemain yang baru direkrut pada musim panas 2026.
Baca Juga: Atalanta Ditahan Hapoel Tel Aviv, Ajax Menang Telak di Leg Pertama Play-off
Dua Peluang Emas Marcos Leonardo Terbuang
Peluang pertama Marcos Leonardo hadir ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Setelah terjadi kemelut di lini pertahanan Sion, Julian Brandt memberikan umpan matang kepada Leonardo.
Namun, Leonardo gagal menyentuh bola dengan sempurna. Peluang terbuka tersebut akhirnya terbuang dan Ajax gagal membuka keunggulan.
Tiga menit kemudian, Leonardo kembali memperoleh kesempatan. Ajax membangun serangan dengan baik sebelum bola mengarah kepada sang striker.
Baca Juga: Atletico Madrid Menang 2-0 atas Malaga, Lee Kang-in Cetak Gol Debut di LaLiga
Alih-alih menyelesaikan peluang tersebut, Leonardo justru terpeleset sebelum mampu melakukan tembakan dengan sempurna. Upaya keduanya pun tidak memberikan ancaman serius bagi pertahanan Sion.
Kesalahan tersebut membuat sejumlah pendukung Ajax langsung melontarkan kritik di media sosial dan forum suporter.
Baca Juga: Lee Kang-in Cetak Gol Debut, Atletico Madrid Menang 2-0 atas Malaga di La Liga
Fans Ajax Mulai Sebut Marcos Leonardo Pembelian Gagal
Performa Marcos Leonardo membuat kesabaran sebagian pendukung Ajax mulai menipis. Beberapa suporter yang sebelumnya masih ingin memberikan waktu kepada sang pemain kini mulai mempertanyakan keputusan klub merekrutnya.
Salah satu suporter menyebut dirinya masih berada di kubu yang ingin memberikan kesempatan kepada Leonardo. Namun, ia mengakui aksi-aksi sang striker membuatnya semakin sulit mempertahankan pandangan tersebut.
Suporter lainnya bahkan menyebut Leonardo berpotensi menjadi pembelian gagal besar bagi Ajax.
Kritik serupa terus bermunculan. Ada pendukung yang menyindir bahwa Ajax mungkin telah mendapatkan “Leonardo yang salah”, sementara lainnya mempertanyakan jenis striker yang didatangkan klub Amsterdam tersebut.
Baca Juga: Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Meski Kalah 1-2 dari Singapura
Baca Juga: Persib Comeback Dramatis, Kalahkan Bali United 3-2 di Dewata Challenge Series 2026
Harga Transfer Marcos Leonardo Ikut Disorot
Kritik terhadap Marcos Leonardo semakin besar karena Ajax mengeluarkan biaya transfer yang cukup tinggi untuk mendapatkannya.
Baca Juga: Sassuolo Hajar Cesena 3-0 di Coppa Italia, Jay Idzes Cuma Duduk di Bangku Cadangan
Ajax merekrut pemain Brasil berusia 23 tahun tersebut dari Al-Hilal pada Juli 2026. Nilai transfernya disebut sedikit di bawah 20 juta euro dengan kontrak berdurasi lima tahun.
Nominal tersebut membuat sebagian pendukung merasa Leonardo harus segera menunjukkan performa yang sepadan dengan investasi klub.
Komentar bernada sindiran pun bermunculan, termasuk pertanyaan mengenai apakah sang pemain benar-benar menggunakan sepatu yang tepat setelah beberapa kali terpeleset ketika mendapatkan peluang.
Mulai Dibandingkan dengan Pembelian Gagal Ajax
Kritik terhadap Leonardo bahkan mulai memasuki tahap lebih serius. Sejumlah suporter Ajax membandingkan sang striker dengan Iván Gabrich, mantan penyerang Argentina yang pernah memperkuat klub Amsterdam tersebut.
Baca Juga: Eliano Reijnders Siap Bela Persib Bandung Lawan Bali United di Dewat Challenge Series
Gabrich bergabung dengan Ajax pada 1996 dan hanya mencatatkan 10 penampilan di liga tanpa mencetak gol. Namanya kemudian dikenal sebagai salah satu pembelian yang paling mengecewakan dalam sejarah Ajax.
Kini, sebagian suporter mulai menggunakan nama Gabrich sebagai perbandingan terhadap Marcos Leonardo.
Sindiran terhadap pemain Brasil tersebut bahkan semakin tajam. Salah satu pendukung Ajax mempertanyakan secara satir apakah Leonardo ditemukan oleh klub ketika sedang bermain korfbal.
Baca Juga: Ojol Lempar Molotov ke 2 Pos Polisi Surabaya Ternyata Sudah Diintai Selama Dua Hari
Marcos Leonardo Masih Punya Kesempatan Membungkam Kritik
Meski mendapatkan kritik tajam, Marcos Leonardo masih memiliki kesempatan untuk membalikkan situasi. Ajax masih menjalani perjalanan panjang pada musim 2026/2027 dan sang striker memiliki waktu untuk menunjukkan kualitasnya.
Tekanan terhadap Leonardo juga tidak lepas dari ekspektasi tinggi setelah Ajax mengeluarkan hampir 20 juta euro untuk memboyongnya dari Al-Hilal.
Baca Juga: Kondisi Terkini Pria di Lumajang yang Kemaluannya Dipotong Istri, Masih Jalani Perawatan
Jika mampu mencetak gol dan memberikan kontribusi konsisten dalam pertandingan berikutnya, kritik tersebut berpotensi mereda. Sebaliknya, performa buruk yang berlanjut dapat membuat label pembelian gagal semakin kuat melekat kepada pemain Brasil tersebut.
Editor : Ubaidillah