RadarBangkalan.id - Ranking FIFA Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Sejak April 2023 hingga Agustus 2026, posisi Indonesia naik 31 tingkat, dari peringkat 149 menjadi 118 dunia.
Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai peningkatan ranking FIFA Timnas Indonesia tersebut patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa posisi di ranking FIFA bukanlah tujuan akhir karena Indonesia masih memiliki target untuk menembus 100 besar dunia.
Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 31 Peringkat di Era Erick Thohir, Target 100 Besar Dunia
Akmal menilai kenaikan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kesinambungan program Timnas Indonesia, peningkatan kualitas pemain, keberanian menghadapi lawan yang lebih kuat, serta kontribusi tiga pelatih dengan karakter berbeda.
"Kita patut bersyukur dan mengapresiasi progres ini, tetapi tetap harus rendah hati. Ranking FIFA bukan tujuan akhir. Ia adalah cermin dari konsistensi prestasi dan kualitas pertandingan yang kita jalani," ujar Akmal Marhali, Rabu (2/9).
Perjalanan Ranking FIFA Indonesia di Era Erick Thohir
Dalam periode kepemimpinan Erick Thohir di PSSI, Timnas Indonesia ditangani tiga pelatih yang turut memberikan kontribusi terhadap pergerakan ranking FIFA.
Baca Juga: Al Hilal Bantai Al Ahli 3-0, Marino Pusic Batal Hadiri Konferensi Pers
Shin Tae-yong menjadi pelatih yang menangani Timnas Indonesia pada periode April 2023 hingga Januari 2025. Saat itu, Indonesia berhasil naik dari peringkat 149 ke posisi 127 dunia.
Setelah Shin Tae-yong, Patrick Kluivert menangani Timnas Indonesia selama sekitar sembilan bulan. Pada periode Januari hingga Oktober 2025, posisi Indonesia kembali mengalami peningkatan dari peringkat 127 menjadi 122 dunia.
Baca Juga: Borussia Dortmund Menang 5-0 atas HEBC Hamburg, Samuele Inacio Cetak Brace
Sementara itu, John Herdman yang mulai menangani Timnas Indonesia pada Januari 2026 membawa Garuda naik dari peringkat 122 ke posisi 118 dalam tujuh bulan.
Dengan demikian, Indonesia mencatat kenaikan total 31 peringkat sejak April 2023 hingga Agustus 2026.
Ranking FIFA Bukan Tujuan Akhir
Akmal Marhali yang merupakan Founder Save Our Soccer mengatakan perkembangan ranking FIFA Timnas Indonesia perlu dilihat secara proporsional.
Menurutnya, sistem ranking FIFA memberikan tambahan atau pengurangan poin berdasarkan hasil pertandingan. Karena itu, setiap laga internasional memiliki arti penting, terutama ketika Indonesia menghadapi tim dengan peringkat lebih tinggi.
Peningkatan ranking tersebut juga dinilai harus menjadi pijakan untuk menyusun kalender pertandingan yang lebih berkualitas. Konsistensi hasil pertandingan dan pembinaan pemain menjadi faktor penting agar posisi Indonesia tidak hanya naik sesaat.
Baca Juga: Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Rahasia Kebugarannya di Usia 39 Tahun
"Dari 149 ke 118 adalah kemajuan, tetapi pekerjaan rumah kita masih besar karena target berikutnya adalah masuk 100 besar dunia," kata Akmal.
Baca Juga: Manchester United Hancurkan Ipswich 5-2, Bruno Fernandes Cetak Hat-trick
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Ujian Berikutnya
Timnas Indonesia memiliki kesempatan untuk mempertahankan momentum peningkatan ranking FIFA melalui FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026 di Jakarta dan Bandung.
Ajang ini dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk kembali mengumpulkan poin sekaligus menguji konsistensi performa setelah berhasil memperbaiki posisi di ranking FIFA.
Target menembus 100 besar dunia pun menjadi tantangan berikutnya bagi Timnas Indonesia. Untuk mencapainya, Garuda tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga konsistensi dalam menghadapi lawan-lawan berkualitas.
Baca Juga: Real Madrid Hajar Malaga 4-0, Los Blancos Naik ke Puncak Klasemen Liga Spanyol
Editor : Ubaidillah