Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus ke Bangladesh Usai Ditahan Malaysia 0-0

Ubaidillah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 06:21 WIB
Gelandang Timnas Indonesia Joey Pelupessy berjibaku di tengah lapangan menahan gempuran demi gempuran Malaysia dalam
pertandingan lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
Gelandang Timnas Indonesia Joey Pelupessy berjibaku di tengah lapangan menahan gempuran demi gempuran Malaysia dalam pertandingan lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)

 

RadarBangkalan.id - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya setelah ditahan Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan Indonesia vs Malaysia berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026). Tim Garuda harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Thom Haye mendapat kartu merah. Meski kehilangan satu pemain, Indonesia mampu mempertahankan skor hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final ASEAN Cup 2026

 

Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan berada di posisi kedua klasemen Grup A. Malaysia juga mengoleksi empat poin, tetapi berada di puncak karena unggul selisih gol. Sementara itu, Singapura berada di posisi ketiga dengan tiga poin setelah mengalahkan Bangladesh 1-0.

Karena itu, Erick meminta skuad Garuda tidak terlalu lama memikirkan hasil melawan Malaysia dan segera mempersiapkan diri menghadapi Bangladesh.

"Fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Bangladesh. Kesempatan masih ada," ungkap Erick, dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: Indonesia vs Malaysia: Rekor Pertemuan dan Modal Kemenangan 4-1 di Piala AFF

Baca Juga: Portugal Menang 2-1 atas Norwegia, Cristiano Ronaldo Cuma Jadi Penonton

Skenario Kelolosan Timnas Indonesia

Persaingan Grup A masih terbuka hingga pertandingan terakhir. Indonesia akan menghadapi Bangladesh, sedangkan Malaysia bertemu Singapura pada Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Debut Luke Vickery dan Peran Baru Ole Romeny Disorot

Hanya juara grup yang berhak melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Karena itu, Indonesia perlu meraih hasil maksimal pada laga terakhir sekaligus memperhatikan hasil pertandingan Malaysia vs Singapura.

Jika Indonesia menang atas Bangladesh dan Malaysia bermain imbang melawan Singapura, Indonesia akan mengoleksi tujuh poin dan berada di atas Malaysia.

Indonesia juga dapat finis di posisi pertama jika menang atas Bangladesh dan Singapura mengalahkan Malaysia. Dalam skenario tersebut, Indonesia mengumpulkan tujuh poin, sedangkan Singapura enam poin.

Namun, jika Indonesia dan Malaysia sama-sama menang, kedua tim akan mengoleksi tujuh poin. Penentuan posisi teratas kemudian mengikuti aturan tiebreaker yang berlaku. Saat ini Malaysia memiliki selisih gol +3, sedangkan Indonesia +2.

Erick Thohir Apresiasi Perjuangan 10 Pemain

Terlepas dari hasil imbang, Erick Thohir memberikan apresiasi kepada para pemain dan ofisial Timnas Indonesia. Ia menyoroti perjuangan skuad Garuda yang harus bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan.

Baca Juga: Debut Zinedine Zidane di Timnas Prancis Berbuah Kemenangan, Mbappe Bungkam Turki 1-0

"Terima kasih kepada para ofisial dan para pemain yang sudah memberikan seluruh kemampuannya sehingga bisa menahan Malaysia dengan bermain 10 pemain selama kurang lebih 70 menit dan terus memberikan perlawanan hingga menit akhir," pungkasnya.

Indonesia memang berada dalam tekanan setelah Thom Haye menerima kartu merah. Malaysia kemudian lebih banyak menguasai permainan, tetapi tidak mampu mencetak gol hingga pertandingan berakhir. Maarten Paes juga beberapa kali melakukan penyelamatan untuk menjaga gawang Indonesia tetap aman.

Baca Juga: Balita 3 Tahun di Pamekasan Meninggal di ICU, Keluarga Ceritakan 5 Hari Menanti Rujukan

Tan Cheng Hoe Akui Pertahanan Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe turut mengakui ketangguhan lini pertahanan Indonesia setelah pertandingan. Menurutnya, pemain Indonesia mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik meski bermain dengan 10 orang.

"Kami tahu bahwa Indonesia tidak hanya memiliki pemain bertahan yang bagus, mereka juga memiliki fondasi serangan yang baik," kata Cheng Hoe.

"Setelah babak kedua, Anda bisa melihat para pemain bertahan sangat disiplin, sangat terorganisir, sangat tangguh, sehingga sangat sulit bagi kami untuk menembus pertahanan mereka guna mencetak gol."

Cheng Hoe juga mengatakan pertandingan tersebut memberikan pelajaran bagi Malaysia, terutama dalam menghadapi lawan yang mengubah pendekatan permainan setelah kehilangan pemain.

"Kami masih memiliki ruang untuk perbaikan, lalu kami perlu memanfaatkan kesempatan ini untuk bermain dalam suasana seperti ini dan bersaing dengan Indonesia. Kami tahu persis seberapa bagus tim Indonesia."

Baca Juga: Inggris Tumbang 2-3 dari Spanyol di Wembley, Ini Rapor Pemain Three Lions

"Tentu saja, di babak kedua kami menguasai permainan dengan baik dan menciptakan beberapa peluang," lanjut Cheng Hoe.

Baca Juga: Santri Difabel di Gresik Diduga Disetrika Senior hingga 2 Kali, Kini Trauma ke Ponpes

" Terkadang dalam sepak bola, agak sulit bermain melawan 10 pemain karena mereka menerapkan taktik yang berbeda, yaitu bertahan lebih dalam dan lebih kompak di lini belakang."

Pernyataan Cheng Hoe mengenai organisasi pertahanan Indonesia juga disampaikan dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Indonesia Tatap Laga Penentuan Kontra Bangladesh

Timnas Indonesia selanjutnya menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB. Pada waktu yang sama, Malaysia akan bertemu Singapura.

Dengan kondisi klasemen saat ini, hasil pertandingan terakhir akan menentukan siapa yang finis sebagai juara Grup A dan berhak melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor : Ubaidillah
fifa asean cup 2026 timnas malaysia erick thohir indonesia