News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Karena Regulasi, Xiaomi Hapus Fitur Populer di HyperOS

Ajiv Ibrohim • Kamis, 14 Maret 2024 | 20:25 WIB
Video Toolbox, fitur favorit di MiUI yang dihilangkan dari HyperOS. (FoneArena)
Video Toolbox, fitur favorit di MiUI yang dihilangkan dari HyperOS. (FoneArena)

Radarbangkalan.id – Xiaomi, sebuah merek yang dikenal dengan inovasinya dalam industri teknologi, telah membuat langkah yang mengejutkan dengan menghilangkan fitur populer dari sistem operasi sebelumnya, yang selama ini banyak digunakan oleh pengguna mereka.

Fitur yang dimaksud adalah opsi pemutaran video latar belakang yang selama ini disertakan dalam MIUI 12, kini telah dihapus dari HyperOS.

Keputusan untuk menghapus fitur tersebut tampaknya telah diambil setelah menerima peringatan dari Google, yang mungkin terkait dengan kebijakan privasi atau hak cipta.

Sebelumnya, kemampuan untuk memutar video di latar belakang dengan layar mati hanya tersedia untuk pengguna premium.

Namun, sebagian besar pengguna dapat dengan mudah menikmati fitur ini tanpa berlangganan premium, terutama melalui aplikasi seperti YouTube.

Baca Juga : Banjir Kembali Terjang Perbatasan Bangkalan-Sampang, Akses Lalu Lintas Lumpuh

Xiaomi telah memilih untuk secara bertahap menghilangkan fitur ini melalui pembaruan baru pada kotak alat video mereka.

Kotak alat video ini telah menjadi favorit pengguna karena menyediakan fitur-fitur berguna yang telah ditambahkan ke MIUI 12.

Namun, dengan pembaruan ke HyperOS atau MIUI 15, opsi untuk memutar video dengan layar mati tidak lagi tersedia.

Pengguna yang masih ingin menikmati fitur ini diharuskan untuk berlangganan YouTube Premium.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem, Belasan Rumah Warga di 3 Kecamatan Bangkalan Terendam Banjir

Perubahan ini memberikan perhatian khusus kepada pengguna antarmuka MIUI 12, MIUI 13, dan MIUI 14, serta HyperOS (MIUI 15).

Mereka yang memperbarui aplikasi keamanan mereka ke versi yang disebutkan di atas akan menemukan bahwa kemampuan untuk memutar video dengan layar mati akan dinonaktifkan.

Ini adalah langkah yang diambil oleh Xiaomi dalam mematuhi kebijakan Google, meskipun menyebabkan ketidaknyamanan bagi sebagian pengguna.

Baca Juga : Banjir Terjang Blega Sebabkan Puluhan Rumah Warga Terendam, Akses Jalan Sampang-Bangkalan Lumpuh

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa ada alternatif yang tersedia.

Android sebagai sistem operasi sumber terbuka memungkinkan pengguna untuk melakukan perubahan yang diperlukan sesuai dengan preferensi mereka.

Dengan sedikit penelitian dan pengetahuan, pengguna dapat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kehilangan fitur populer ini mungkin menimbulkan kekecewaan di antara pengguna, namun dengan pemahaman yang tepat tentang alternatif yang tersedia, mereka masih dapat menyesuaikan pengalaman pengguna mereka sesuai dengan keinginan mereka.

Semua ini menunjukkan dinamika yang berkelanjutan dalam lingkungan perangkat lunak dan kebutuhan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terus-menerus. ***

Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Ajiv Ibrohim
#xiaomi #HyperOS #fitur