RadarBangkalan.id - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) telah mengambil langkah serius dengan mengajukan gugatan antimonopoli terhadap Apple, menyalahkan perusahaan tersebut atas berakhirnya era Windows Phone yang pernah populer.
Dalam gugatannya, DoJ menegaskan bahwa Apple secara tidak langsung telah memonopoli pasar dan menghambat pertumbuhan pesaing potensial dengan mempertahankan ekosistem tertutup mereka.
Menurut laporan yang dikutip dari Windows Latest, DoJ menyebutkan bahwa banyak perusahaan terkemuka dengan sumber daya besar telah mencoba memasuki pasar tersebut namun gagal karena hambatan yang mereka hadapi.
Beberapa contoh kegagalan tersebut termasuk upaya dari Amazon dengan rilis Fire mobile-nya dan Microsoft yang akhirnya menghentikan bisnis seluler pada tahun 2017.
Selain itu, HTC menjual bisnis ponsel pintarnya ke Google pada bulan September 2017, dan LG pun akhirnya keluar dari pasar ponsel pintar pada tahun 2021.
Saat ini, hanya Samsung dan Google yang dianggap sebagai pesaing utama, dengan Google tertinggal jauh di belakang Apple dan Samsung karena hambatan-hambatan yang dihadapi.
Penting untuk dicatat bahwa kekuatan pasar Apple juga menjadi sorotan dalam gugatan ini.
Perusahaan teknologi asal Cupertino itu disebut-sebut memiliki kemampuan untuk melewati inovasi tanpa risiko kehilangan pelanggan.
DoJ juga menyoroti pernyataan CEO Apple, Tim Cook, yang dalam sebuah kesempatan diminta memberi saran kepada seseorang yang ingin beralih dari iPhone ke Android, Cook menjawab dengan singkat, "Belikan ibumu iPhone."
Sebelum menyalahkan Apple, banyak yang menyalahkan Google karena memblokir aplikasi populer mereka di Windows Phone.
Namun, sejumlah kesalahan yang dibuat Microsoft juga berkontribusi pada kematian Windows Phone.
CEO Microsoft, Satya Nadella, pernah mengungkapkan bahwa mengakhiri bisnis perangkat seluler bukanlah keputusan yang tepat.
Ia percaya bahwa masih ada peluang untuk membuat Windows Phone sukses dengan menciptakan kembali kategori komputasi antara PC, tablet, dan ponsel.
"Keputusan yang menurut saya dibicarakan banyak orang -- dan salah satu keputusan tersulit yang saya ambil ketika menjadi CEO -- adalah keluarnya kita dari apa yang saya sebut (bisnis) ponsel," kata Nadella seperti yang dilaporkan oleh The Verge.
Dengan menggugat Apple atas dugaan praktik monopoli mereka, DoJ tidak hanya mengajukan tuntutan hukum tetapi juga membangkitkan pertanyaan penting tentang kesehatan persaingan di pasar teknologi yang semakin dominan.
Keputusan hukum di masa depan akan menjadi penentu bagi arah industri ini dan dampaknya bagi konsumen global. ***
Editor : Azril Arham