News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kinerja Windows 11 Dipertanyakan, Spesifikasi PC Tinggi Gak Ngaruh?

Azril Arham • Selasa, 16 April 2024 | 22:56 WIB
Ilustrasi Windows 11
Ilustrasi Windows 11

RadarBangkalan.id - Dalam dunia teknologi, Windows 11 menjadi perbincangan hangat sejak dirilis.

Namun, tidak semua umpan balik positif terkait dengan sistem operasi terbaru dari Microsoft ini.

Seorang mantan insinyur perangkat lunak Microsoft, Andy Young, memunculkan kekhawatiran serius terkait kinerja Windows 11 yang dinilainya lambat, bahkan pada perangkat dengan spesifikasi tinggi sekalipun.

Menurut Young, pengalamannya menunjukkan bahwa Windows 11 terasa lambat meskipun dijalankan pada PC dengan spesifikasi dewa, seperti prosesor Intel Core i9 yang memiliki harga mencapai USD 1.600 dan RAM sebesar 128GB.

Dalam sebuah postingannya di platform X/Twitter, Young bahkan membagikan video yang menunjukkan ketidakmampuan sistem operasi tersebut dalam menjalankan fungsi pencarian dengan lancar.

Bahkan setelah menutup dan membuka kembali menu Start, fungsi pencarian masih saja tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kritik yang dilontarkan oleh Young tidak hanya sebatas keluhan semata.

Ia juga menekankan bahwa meskipun ia memiliki kecintaan mendalam terhadap Windows, terutama karena pernah terlibat dalam pembangunan sistem operasi tersebut, jika banyak pengguna yang mengalami masalah kinerja serupa, maka perbaikan mutlak harus dilakukan.

Dalam konteks ini, penting untuk mengakui bahwa Windows 11 sudah menghadapi sejumlah masalah sejak peluncurannya pada tahun 2021.

Salah satunya adalah persyaratan spesifikasi minimum yang cukup tinggi untuk menjalankan OS ini, yang dianggap sebagai salah satu alasan lambatnya adopsi Windows 11 di kalangan pengguna.

Permasalahan kinerja juga menjadi fokus kritik yang cukup serius. Banyak pengguna yang mengeluhkan keterlambatan dalam akses media penyimpanan, penurunan kecepatan random write hingga 55%, masalah dengan Virtualization-based Security (VBS) yang memengaruhi frame rate saat bermain game, serta pembaruan yang terkadang justru merusak sistem.

Data dari Statcounter menunjukkan penurunan pangsa pasar Windows 11 pada Maret 2024, sementara pengguna Windows 10 justru mengalami peningkatan selama dua bulan berturut-turut.

Survei yang dilakukan oleh Steam juga mencatat penurunan pengguna Windows 11 di platform mereka, sementara pengguna Windows 10 terus meningkat.

Dengan demikian, walaupun Windows 11 menjanjikan banyak fitur baru dan perubahan yang menarik, tantangan terkait kinerja dan adopsi yang lambat tetap menjadi fokus utama yang harus segera diatasi oleh Microsoft untuk memastikan kesuksesan jangka panjang dari sistem operasi mereka yang terbaru ini. ***

Photo
Photo
Editor : Azril Arham
#spesifikasi #windows #Windows 11 #kinerja #microsoft #laptop #PC