News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kebijakan Baru ! Militer Korea Selatan Larang Penggunaan iPhone, Ini Alasannya !

Azril Arham • Senin, 29 April 2024 | 20:47 WIB

 

Ilustrasi iPhone
Ilustrasi iPhone

RadarBangkalan.id - Kebijakan baru yang akan mencegah penggunaan iPhone di militer Korea Selatan sedang dipertimbangkan dengan serius.

Langkah ini didorong oleh keprihatinan akan masalah keamanan yang dihadapi oleh perangkat tersebut.

Informasi ini tersebar setelah pembicaraan yang digelar oleh para petinggi Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut Korea Selatan.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh media lokal The Korea Herald, pada tanggal 11 April 2024, markas pusat Angkatan Udara Korea Selatan telah mengeluarkan pengumuman internal.

Pengumuman tersebut menginstruksikan untuk melarang penggunaan perangkat yang memiliki kemampuan merekam suara dan tidak mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk mengontrol fitur bawaan.

Alasan di balik rencana pelarangan ini adalah kekhawatiran akan potensi kebocoran informasi yang sensitif melalui rekaman suara yang dibuat oleh perangkat.

Pelarangan ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 Juni mendatang dan secara tegas menyatakan bahwa penggunaan iPhone akan dilarang sepenuhnya.

"Dokumen internal tersebut menjelaskan bahwa pembatasan rekaman suara tidak hanya mencakup komunikasi resmi seperti rapat, percakapan kantor, pengumuman bisnis, dan konsultasi dengan publik, tetapi juga komunikasi informal seperti panggilan telepon pribadi di dalam lingkungan militer," seperti yang dilaporkan oleh The Korea Herald pada Rabu (24/4/2024).

Jika kebijakan ini diberlakukan, iPhone akan dilarang di semua markas militer dan unit di bawahnya di Korea Selatan.

Selain itu, perangkat lain seperti smartwatch dan wearable juga akan dilarang. Meskipun demikian, ponsel Android, termasuk produk Samsung, akan tetap diizinkan untuk digunakan seperti biasa.

Markas militer Gyeryongdae diperkirakan memiliki sekitar 10.000 anggota aktif.

Jika pelarangan ini diterapkan di semua unit, hampir setengah juta personel militer Korea Selatan akan terkena dampaknya dengan dilarang menggunakan iPhone sebagai alat komunikasi resmi mereka.

Pelarangan ini tidak hanya didasarkan pada pandangan bahwa iPhone tidak memadai dari segi keamanan.

Perangkat buatan Apple tersebut juga tidak kompatibel dengan National Defense Mobile Security, sebuah aplikasi pengelola perangkat yang wajib diinstal di perangkat personel militer.

Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk membatasi berbagai fitur pada ponsel, termasuk kamera, Wi-Fi, USB, mikrofon, tethering, dan lain-lain.

Namun, Apple tidak mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk mengakses fitur bawaan iPhone selain kamera, sehingga aplikasi tersebut tidak dapat membatasi fitur seperti USB dan mikrofon.

Android tidak memiliki pembatasan fitur semacam itu, sehingga ponsel Samsung dan produsen lain tetap dapat digunakan, sementara penggunaan iPhone dilarang.

Pelarangan terhadap iPhone ini sedang dalam tahap uji coba dan diperkirakan akan diterapkan secara luas dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan langkah ini, Korea Selatan menegaskan komitmennya terhadap keamanan informasi di lingkungan militer dan mengambil langkah proaktif untuk mengurangi potensi risiko kebocoran data sensitif.

Langkah serupa diharapkan dapat diadopsi oleh negara lain sebagai bagian dari upaya mereka untuk memperkuat keamanan cyber dalam lingkup militer. ***

Editor : Azril Arham
#Larang #pelarangan #keamanan #korea selatan #militer #iphone #penggunaan #kebijakan baru