News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Permintaan Menurun, Apple Memotong Pengiriman Headset Vision Pro

Azril Arham • Senin, 29 April 2024 | 21:48 WIB
Apple Vision Pro
Apple Vision Pro

RadarBangkalan.id - Apple mengumumkan penurunan drastis dalam perkiraan pengiriman headset Vision Pro untuk tahun 2024.

Penyebabnya adalah penurunan signifikan dalam permintaan terhadap headset realitas campuran dengan harga yang tinggi, mencapai USD 3.500 (sekitar Rp 56 juta).

Menurut laporan terbaru dari analis terkemuka, Ming-Chi Kuo, Apple telah menyesuaikan angka pengiriman untuk Vision Pro tahun ini, memangkasnya dari konsensus pasar awal sebesar 700.000 hingga 800.000 unit menjadi hanya 400.000 hingga 450.000 unit.

Pengurangan ini mencakup pesanan bahkan sebelum Vision Pro diluncurkan di pasar internasional, menunjukkan bahwa penurunan permintaan tidak hanya terjadi di Amerika Serikat tetapi juga di pasar global.

Apple telah dipaksa untuk mengambil sikap yang lebih konservatif dalam merencanakan peluncuran Vision Pro di negara-negara lain.

Penurunan popularitas Vision Pro telah terdokumentasi sebelumnya oleh Mark Gurman dari Bloomberg.

Gurman mencatat bahwa penjualan di sejumlah toko ritel Apple telah menurun secara signifikan, dari beberapa unit dalam sehari menjadi hanya beberapa unit dalam seminggu.

Bahkan, permintaan untuk demonstrasi di toko juga mengalami penurunan yang drastis, dengan banyak konsumen yang sudah membuat janji untuk mencoba Vision Pro tidak datang.

Dalam pandangannya terhadap masa depan, Apple memperkirakan bahwa pengiriman Vision Pro akan terus menurun year-over-year pada tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini berdampak pada roadmap produk headset perusahaan.

Analisis Ming-Chi Kuo sebelumnya menunjukkan bahwa Apple awalnya berencana untuk memulai produksi versi baru Vision Pro pada akhir tahun 2025.

Namun, penyesuaian strategi ini kemungkinan akan mengundurkan jadwal peluncuran Vision Pro baru tanpa tanggal yang pasti.

Apple telah mengidentifikasi beberapa isu yang perlu diatasi, seperti kurangnya aplikasi yang populer, harga yang tinggi, dan kekurangan kenyamanan bagi pengguna.

Perusahaan berkomitmen untuk memperbaiki pengalaman pengguna tanpa mengurangi daya tarik teknologinya.

Sebagai pemimpin pasar dalam inovasi produk, keberhasilan atau kegagalan Vision Pro dapat berdampak besar pada industri secara keseluruhan.

Ming-Chi Kuo memperkirakan bahwa hal ini juga akan memengaruhi adopsi komponen terkait realitas virtual dan augmented, seperti teknologi layar micro OLED.

Dengan demikian, Apple sedang berada dalam proses penyesuaian strategi untuk menghadapi tantangan permintaan yang menurun dan meningkatkan daya saing Vision Pro di pasar yang semakin kompetitif.

Tindakan yang diambil perusahaan ini akan menjadi perhatian utama bagi para pelaku industri dan penggemar teknologi di seluruh dunia. ***

Editor : Azril Arham
#apple #Permintaan #headset #headset vision pro #menurun #Vision Pro