News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Makin Ngeri, Buruh Pabrik Terancam Punah Akibat Perkembangan Teknologi Robot

Ajiv Ibrohim • Kamis, 27 Juni 2024 | 18:41 WIB
Foto: REUTERS/Rebecca Cook
Foto: REUTERS/Rebecca Cook

Radarbangkalan.id – Perkembangan teknologi semakin pesat, mengarah ke otomatisasi di berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam proses manufaktur.

Teknologi ini berpotensi mengancam eksistensi buruh pabrik, karena robot-robot canggih bisa menggantikan peran mereka.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam revolusi ini adalah startup software dan robotik Bright Machines.

Perusahaan ini baru saja mengumpulkan US$106 juta (Rp 1.741 miliar) dalam putaran pendanaan Seri C.

Pada pendanaan kali ini, raksasa teknologi Nvidia dan Microsoft turut bergabung sebagai investor.

Investor lain yang berpartisipasi dalam pendanaan Seri C termasuk perusahaan modal ventura Eclipse Ventures, pembuat robotika Jabil, dan perusahaan investasi BlackRock, selain itu Bright Machines juga mendapatkan utang sebesar US$20 juta dari J.P. Morgan.

Bright Machines berbasis di San Francisco dan dikenal sebagai perusahaan yang mengembangkan peralatan serta software untuk mengotomatisasi berbagai tugas manufaktur melalui kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML).

CEO Bright Machines, Lior Susan, dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk memperkenalkan "versi platform kami yang lebih cepat dan lebih baik".

Tujuan utama perusahaan ini adalah untuk memungkinkan seorang engineer merancang produk dan kemudian mengontrol sistem robotik yang berjarak ribuan mil untuk memproduksi objek tersebut.

Salah satu kasus penggunaan yang signifikan dari teknologi ini adalah pembuatan perangkat keras server AI oleh Nvidia.

Peralatan Bright Machines dapat membantu proses pembuatan sistem rakitan menjadi lebih efisien, yang berpotensi menghemat waktu produksi selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dengan menggantikan tenaga kerja manusia dengan robot dan software.

"Jika saya bisa memberi Nvidia waktu satu bulan lebih cepat untuk memperkenalkan produk baru, itu berharga miliaran dolar," kata Susan, dikutip dari Reuters, Rabu (26/6/2024).

Pasar untuk membangun server AI adalah salah satu yang berkembang pesat bagi Bright Machines, mengingat tingginya permintaan saat ini.

Selain server AI, peralatan yang dimiliki oleh Bright Machines juga mampu memproduksi berbagai barang elektronik lainnya, seperti telepon seluler, menjadikannya pemain penting dalam industri manufaktur modern. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#buruh pabrik terancam punah #perkembangan teknologi #robot #buruh pabrik