News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Ketahui Dampak dan Pencegahan Kebocoran Data di Era Digital

Ajiv Ibrohim • Senin, 1 Juli 2024 | 20:47 WIB
Ilustrasi Pencurian Data (shutterstock)
Ilustrasi Pencurian Data (shutterstock)

Radarbangkalan.id – Di era digital ini, di mana data pribadi menjadi komoditas berharga, kebocoran data bagaikan bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Insiden di Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, serta kebocoran data lama Inafis dan Dukcapil, menjadi bukti nyata bahwa ancaman kebocoran data dan peretasan di Indonesia masih amat tinggi.

Data pribadi yang bocor, seperti nama, NIK, KK, tanggal lahir, alamat, dan informasi sensitif lainnya, dapat disalahgunakan oleh penjahat siber untuk berbagai modus kejahatan, seperti:

Baca Juga: Perluas Jaringan, Indosat Hadirkan Koneksi Internet Fiber Optik Kecepatan Tinggi ke Seluruh Penjuru Indonesia

1. Pencurian Identitas dan Pencatutan untuk Pinjaman Online (Pinjol)

Para penjahat siber dapat menggunakan data KTP yang bocor untuk mengajukan pinjaman di aplikasi pinjol ilegal.

Mereka bisa menarik uang dari aplikasi tersebut atas nama korban, tanpa sepengetahuan dan persetujuan korban.

Hal ini dapat merusak reputasi keuangan korban dan menjerat mereka dalam jeratan hutang.

2. Peretasan Akun dan Pencurian Password

Data tanggal lahir dan email yang bocor dapat digunakan untuk mengambil alih akun media sosial, layanan keuangan, dan platform lainnya.

Para peretas dapat memanfaatkan informasi ini untuk melakukan reset password dan mengunci akun korban.

Baca Juga: Kominfo: Tak Ada Alasan Blokir Media Sosial X, Platform Sudah Patuhi Aturan

3. Pembobolan Layanan Keuangan dan Penipuan

Nomor telepon dan data pribadi lainnya dapat digunakan untuk membobol layanan pembayaran digital seperti Gopay atau Ovo.

Para penjahat siber dapat login menggunakan nomor telepon korban dan meminta kode OTP untuk melakukan transaksi tanpa sepengetahuan korban.

4. Phishing dan Scam

Data pribadi yang bocor juga dapat menjadi modal para penipu untuk melancarkan aksi phishing dan scam.

Mereka dapat menyamar sebagai pihak terpercaya, seperti bank atau instansi pemerintah, untuk menipu korban agar memberikan informasi pribadi atau melakukan transfer uang.

Dampak Lain Kebocoran Data:

Baca Juga: Makin Ngeri, Buruh Pabrik Terancam Punah Akibat Perkembangan Teknologi Robot

Langkah Pencegahan:

Kebocoran data adalah masalah serius yang dapat berdampak signifikan pada kehidupan individu.

Dengan memahami bahayanya dan mengambil langkah-langkah pencegahan, kita dapat membantu melindungi diri dari risiko yang ditimbulkan oleh kebocoran data. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#kebocoran data #era digital #data