News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Alphabet Sebagai Induk Google Terancam Dipecah, Ini Dampaknya

Ajiv Ibrohim • Kamis, 15 Agustus 2024 | 22:51 WIB
Foto: REUTERS/Steve Marcus
Foto: REUTERS/Steve Marcus

Radarbangkalan.id - Alphabet, perusahaan induk Google, saat ini berada di bawah ancaman besar, departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk memecah raksasa teknologi ini.

Langkah ini muncul setelah keputusan pengadilan yang menyatakan bahwa Google melakukan monopoli pasar pencarian online secara ilegal.

Menurut laporan dari Bloomberg News, langkah ini sedang dievaluasi oleh Departemen Kehakiman hanya seminggu setelah putusan pengadilan terkait kasus monopoli Google.

Sementara itu, Reuters juga melaporkan bahwa juru bicara Departemen Kehakiman mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mengevaluasi keputusan pengadilan, serta mempertimbangkan tindakan yang akan diambil sesuai arahan hukum terkait penyelesaian kasus antimonopoli.

Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan final yang diambil mengenai proses yang sedang berjalan, ujar juru bicara tersebut kepada Reuters pada Kamis (15/8/2024).

Di sisi lain, juru bicara Google menolak memberikan komentar terkait laporan ini.

Bloomberg juga mengungkapkan bahwa Departemen Kehakiman tengah mempertimbangkan opsi lain, yaitu memaksa Google untuk berbagi data dengan para pesaingnya yang juga menyediakan platform mesin pencari.

Langkah ini ditujukan untuk mencegah Google mendapatkan keuntungan yang tidak adil dalam produk kecerdasan buatan (AI).

Salah satu opsi yang juga dipertimbangkan adalah divestasi sistem operasi Android, yang sering dibahas dalam lingkup Departemen Kehakiman.

Selain itu, Google mungkin akan dipaksa untuk menjual Adwords dan melakukan divestasi Chrome, browser web yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Sebagai informasi, Adwords adalah program iklan pencarian andalan Google yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama mereka.

Google telah dinyatakan melanggar aturan antimonopoli, dengan tuduhan menghabiskan sejumlah besar uang untuk menciptakan monopoli ilegal dan menjadi mesin pencari default bagi pengguna di seluruh dunia.

Jika di masa depan bisnis Google benar-benar dipecah dan perusahaan harus berbagi data dengan mesin pencari lain, maka lanskap internet akan mengalami perubahan signifikan.

Masyarakat akan memiliki lebih banyak opsi selain Google untuk melakukan penelusuran di internet. ***

Peserta diskusi dari Colombo Plan diajak bermain angklung saat mengunjungi Perpustakaan Muda Bhakti Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Peserta diskusi dari Colombo Plan diajak bermain angklung saat mengunjungi Perpustakaan Muda Bhakti Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
INOVATIF: Inovasi genteng yang bisa menghasilkan energi dari sinar matahari karya dosen Fakultas Peternakan UGM Galuh Adi Insani.Dokumentasi UGM
INOVATIF: Inovasi genteng yang bisa menghasilkan energi dari sinar matahari karya dosen Fakultas Peternakan UGM Galuh Adi Insani.Dokumentasi UGM
Editor : Ajiv Ibrohim
#induk google #Alphabet #dampak #google