News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Penjelasan Virus Baru Bernama Trojan Necro, Bakal Jadi Ancaman bagi Pengguna Smartphone dan Tablet

Ajiv Ibrohim • Jumat, 27 September 2024 | 18:01 WIB
Ilustrasi virus trojan di komputer. (Shutterstock)
Ilustrasi virus trojan di komputer. (Shutterstock)

Radarbangkalan.id - Pada akhir Agustus 2024, para ahli Kaspersky menemukan versi baru Trojan Necro yang berbahaya, yang telah menyusup ke berbagai aplikasi populer di smartphone dan tablet.

Yang lebih mengkhawatirkan, Trojan ini ditemukan di Google Play dan juga di aplikasi modifikasi tidak resmi seperti Spotify, WhatsApp, dan Minecraft.

Trojan Necro adalah pengunduh Android yang dapat mengunduh dan menjalankan komponen berbahaya lainnya berdasarkan perintah dari pembuatnya.

Kaspersky mencatat bahwa serangan ini menargetkan pengguna di beberapa negara, termasuk Rusia, Brasil, Vietnam, Ekuador, dan Meksiko.

Varian Necro yang ditemukan dapat melakukan berbagai tindakan berbahaya pada perangkat yang terinfeksi, antara lain:

Lebih parah lagi, Trojan ini dapat membuat pengguna tanpa sadar berlangganan layanan berbayar dan mengalihkan lalu lintas internet melalui perangkat korban.

Hal ini memungkinkan penjahat siber untuk mengakses situs yang dilarang menggunakan perangkat korban, berpotensi membentuk botnet proksi.

Penemuan pertama Trojan Necro dilakukan melalui versi modifikasi Spotify Plus, yang mengklaim aman dan menawarkan fitur tambahan.

Kaspersky juga menemukan versi modifikasi WhatsApp dan aplikasi game populer seperti Minecraft, Stumble Guys, dan Car Parking Multiplayer yang terinfeksi.

Kaspersky mencatat bahwa kampanye Necro tidak hanya terbatas pada platform pihak ketiga, tetapi juga ditemukan di Google Play.

Aplikasi Wuta Camera dan Max Browser terdeteksi menyebarkan pengunduh berbahaya ini, dengan total unduhan lebih dari 11 juta.

Setelah laporan ke Google, kode berbahaya dihapus dari Wuta Camera, dan Max Browser dihapus dari toko, tetapi pengguna masih berisiko menemukan Necro di platform tidak resmi.

Dmitry Kalinin, pakar keamanan siber Kaspersky, mengingatkan bahwa pengguna sering mengunduh aplikasi modifikasi untuk mengakses fitur gratis tambahan.

Hal ini dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk menyebarkan malware melalui aplikasi tersebut.

Trojan Necro juga menggunakan teknik steganografi yang menyembunyikan muatannya dalam gambar, membuatnya sulit terdeteksi.

Baca Juga: iPhone 16 Pro Max Unggul di Video, Tapi Masih Kalah dari Huawei Pura 70 Ultra di Tes Kamera DXOMark

Untuk melindungi perangkat Anda dari ancaman seperti Trojan Necro, Kaspersky menyarankan:

  1. Unduh aplikasi hanya dari sumber resmi.
  2. Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara berkala untuk memastikan perlindungan keamanan terbaru.

Dengan langkah-langkah pencegahan ini, Anda dapat membantu menjaga perangkat Anda tetap aman dari ancaman dunia maya yang terus berkembang. ***

Oantai Pacar di Tulungagung
Oantai Pacar di Tulungagung
Pantai Lumbung di Tulungagung
Pantai Lumbung di Tulungagung
Pantai Molang di Tulungagung
Pantai Molang di Tulungagung
Pantai Dlodo di Tulungagung
Pantai Dlodo di Tulungagung
Pantai Coro di Tulungagung
Pantai Coro di Tulungagung
Paul Munster dan Bruno Moreira
Paul Munster dan Bruno Moreira
Editor : Ajiv Ibrohim
#pengguna #virus #smartphone #Trojan Necro #ancaman #Trojan #tablet