News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Waspadai Penipuan Canggih Pakai AI: Suara & Wajah Bisa Dipalsukan!

Mohammad Sugianto • Minggu, 15 Juni 2025 | 22:09 WIB
Ilustrasi penipuan dengan menggunakan aplikasi AI
Ilustrasi penipuan dengan menggunakan aplikasi AI

Radarbangkalan.id-Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) memang membawa banyak manfaat. Namun di sisi lain, AI kini juga dimanfaatkan untuk modus kejahatan digital, terutama penipuan yang makin sulit dikenali.

Salah satu teknik penipuan yang tengah marak adalah kloning suara dan video deepfake. Dengan teknologi ini, pelaku bisa meniru suara atau wajah orang terdekat Anda—baik itu keluarga, teman, bahkan atasan kerja—untuk memancing Anda mengirim uang atau informasi pribadi.

Kasus paling umum adalah saat seseorang tiba-tiba menelepon dengan suara panik dan mengaku sebagai anggota keluarga, lalu meminta transfer uang segera. Padahal suara itu hanyalah hasil rekayasa dari cuplikan yang diambil dari media sosial.

Menurut laporan Federal Trade Commission (FTC), ada beberapa ciri khas penipuan berbasis AI yang harus Anda kenali:

Sementara itu, deepfake video juga digunakan untuk meniru wajah tokoh publik atau institusi resmi. Ciri-cirinya antara lain gerakan wajah tidak alami, ekspresi aneh, dan kata-kata yang terasa janggal.

Dikutip dari laman resmi NYC.gov dan University of Salford Manchester, berikut beberapa langkah sederhana agar Anda tidak menjadi korban:

  1. Jangan Sembarangan Unggah Informasi di Media Sosial

Hati-hati membagikan data pribadi seperti foto, suara, atau video. Informasi ini bisa digunakan pelaku untuk membuat versi palsu Anda.

  1. Gunakan Kode Rahasia Keluarga

Buat kode rahasia sederhana yang hanya diketahui anggota keluarga. Jika ada telepon mencurigakan, minta penelepon menyebutkan kode itu. Jika tidak bisa, bisa dipastikan itu penipuan.

  1. Jangan Panik Saat Menerima Pesan Mendesak

Penipu sering menciptakan situasi darurat agar Anda bertindak tanpa berpikir. Saat menerima pesan mendesak, tarik napas dalam-dalam, jangan terburu-buru. Verifikasi dulu kebenarannya ke anggota keluarga lain atau pihak resmi.

  1. Selalu Verifikasi Nomor yang Menghubungi

Meskipun nomor di layar terlihat seperti milik keluarga atau teman, jangan langsung percaya. Gunakan nomor resmi yang Anda simpan untuk menghubungi kembali dan memastikan kebenaran panggilan.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#waspada penipuan #AI 2025 #AI Canggih #Teknologi Canggih