News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Galaxy S26 Series Dikabarkan Tinggalkan Exynos untuk Pasar Dunia, Ini Alasannya

Ubaidillah • Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:04 WIB
Samsung Batasi Exynos 2600, Galaxy S26 Global Diubah Total Foto: Android Headlines x OnLeaks
Samsung Batasi Exynos 2600, Galaxy S26 Global Diubah Total Foto: Android Headlines x OnLeaks

Radarbangkalan.id - Samsung kembali dilaporkan melakukan penyesuaian strategi chipset untuk lini Galaxy S26.

Perusahaan disebut akan membatasi penggunaan Exynos 2600 hanya untuk pasar Korea Selatan, sementara varian global akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.

Keputusan ini menjadi perubahan besar dari rencana awal yang sempat ingin memperluas distribusi Exynos ke lebih banyak negara.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Dibekali Fast Charging 60W? Ini Bocoran Terbarunya

Dilansir dari Android Central, rumor tersebut berasal dari laporan IT Home dan DigiTimes yang menyebut Galaxy S26 dan S26 Plus versi Korea akan menjadi satu-satunya model yang memakai Exynos 2600.

Untuk pasar lain, termasuk Eropa yang selama ini dikenal sebagai wilayah utama distribusi Exynos, Samsung disebut akan beralih penuh ke Snapdragon. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra diprediksi hadir hanya dengan Snapdragon di seluruh dunia.

Sumber industri dari China mengungkapkan bahwa pengembangan Exynos 2600 masih menghadapi sejumlah tantangan.

Chipset yang menggunakan proses produksi 3nm Gate-All-Around (GAA) generasi baru ini sebenarnya membawa ambisi besar, mulai dari efisiensi daya lebih baik, stabilitas termal lebih tinggi, hingga peningkatan kemampuan AI on-device.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Dibekali Fast Charging 60W? Ini Bocoran Terbarunya

Namun performanya dinilai belum sepenuhnya matang sehingga Samsung memilih keputusan yang lebih aman.

Selain itu, analis menyebut ada dua faktor utama yang memengaruhi strategi ini, yaitu yield produksi 3nm yang masih rendah sehingga membuat ketersediaan chip terbatas serta komitmen volume kontrak dengan Qualcomm yang semakin kuat sejak kesuksesan Snapdragon generasi terbaru.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang akan digunakan secara global juga disebut membawa peningkatan besar berkat CPU Oryon, menjadikannya opsi yang lebih stabil untuk menjaga performa konsisten di berbagai wilayah.

Keputusan membatasi Exynos 2600 ke pasar domestik dianggap sebagai langkah Samsung untuk "bermain aman".

Baca Juga: Davina Karamoy Akui Bucin dan Pernah Diselingkuhi, Ini Cerita Lengkapnya

Chip Exynos sebelumnya mendapat kritik soal panas berlebih, efisiensi daya yang lebih lemah, serta performa kamera dan gaming yang kurang stabil dibanding Snapdragon.

Dengan distribusi terbatas, Samsung bisa menguji performa Exynos 2600 di pasar yang lebih kecil dan lebih mudah dipantau, sekaligus menghindari potensi kritik global jika terjadi masalah.

Baca Juga: Detik-Detik Munculnya Gelombang Tsunami di Jepang Pasca Gempa M 6,7

Jika rumor ini benar, pengguna di luar Korea Selatan kemungkinan akan mendapatkan Galaxy S26 series dengan spesifikasi chipset yang lebih seragam.

Samsung diprediksi akan memperkenalkan seri Galaxy S26 pada Januari 2026. Hingga pengumuman resmi dirilis, seluruh informasi masih bersifat rumor dan dapat berubah sesuai hasil pengujian internal.

Namun pola kebijakan Samsung beberapa tahun terakhir semakin memperkuat spekulasi bahwa Exynos mungkin tidak lagi menjadi tulang punggung di pasar global.

Baca Juga: Purbaya Ungkap UU Ciptaker Buat Negara Rugi Rp25 Triliun

Editor : Ubaidillah
#Snapdragon 8 Elite Cen 5 #Galaxy S26 #Galaxy S26 Ultra #Exynos 2600 #samsung