RadarBangkalan.id - Wiwin Komalasari, Kepala Desa Gunung Menyan, Kabupaten Bogor, mendapat sorotan warganet setelah terlibat dalam aksi demo kepala desa di DPR RI.
Apa yang membuat perhatian publik adalah penggunaan tas mewah bernama Hermes oleh Wiwin Komalasari, yang harganya mencapai ratusan juta rupiah.
Tas Hermes yang digunakan Wiwin Komalasari menjadi pertanyaan masyarakat, mengingat harganya yang fantastis.
Dalam aksi kericuhan demo Apdesi di Gedung DPR RI, Wiwin Komalasari tampil mencolok dengan tas mewahnya, menarik perhatian banyak orang.
Wiwin Komalasari, sebagai Kepala Desa yang berasal dari Gunung Menyan, Kabupaten Bogor, tampaknya berasal dari keluarga yang mampu, mengingat kemampuannya untuk membeli tas Hermes senilai ratusan juta.
Namun, keikutsertaannya dalam demonstrasi bersama kepala desa se-Indonesia mengejutkan, karena mereka bersatu untuk meminta perpanjangan masa jabatan kepala desa hingga 3 periode.
Dalam unjuk rasa tersebut, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) menyerukan revisi Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa.
Poin utama dalam revisi ini adalah tuntutan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 3 periode atau setara dengan 27 tahun.
Meskipun Wiwin Komalasari tampaknya berasal dari keluarga berkecukupan, warganet pun memberikan berbagai tanggapan.
Beberapa di antaranya menyatakan keheranan atas partisipasinya dalam aksi tersebut mengingat keberadaan tas Hermes yang dipakainya.
Sebagian warganet menyebutkan, "Tasnya padahal mahal, tapi ikut demo perpanjang masa jabatan toh bu," menunjukkan keheranan terhadap kontras antara keberlimpahan materi dan tuntutan perpanjangan masa jabatan.
Ada juga komentar lain yang menciptakan narasi kontras antara gaya hidup mewah dan kebutuhan partisipasi dalam aksi demonstrasi.
Selain kontroversi terkait tas Hermes, dugaan jenis tas yang dipakai Wiwin Komalasari juga menjadi pembicaraan hangat.
Disebut-sebut bahwa tas tersebut adalah sHermès Birkin 25 Nata Ostrich Gold Hardware.
Menurut situs jual beli tas preloved, harga tas ini mencapai $45,500.00 atau setara dengan Rp 713.258.000.
Namun, penting untuk dicatat bahwa ada dugaan bahwa tas tersebut adalah preloved atau second-hand, memberikan dimensi tambahan pada perdebatan terkait gaya hidup dan keputusan untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi. ***
Editor : Azril Arham