News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bocah SD Viral Alami Depresi Berat Hingga Disebut ODGJ Gara-Gara HP Dijual Ibu Kini Dapat Bantuan Pemerintah

Azril Arham • Selasa, 14 Mei 2024 | 23:44 WIB
Bocah SD Depresi Berat Gara-Gara HP Dijual Ibu
Bocah SD Depresi Berat Gara-Gara HP Dijual Ibu

RadarBangkalan.id - Kabar baik datang dari Arya Randi Pratama, bocah 12 tahun dari Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang sempat viral karena menjadi ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) akibat HP miliknya dijual oleh ibunya. Kini, Arya menerima bantuan pendidikan dari Pemerintah.

Arya, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Alifyanto dan Siti Anita, mengalami depresi berat setelah HP kesayangannya dijual oleh sang ibu.

Siti Anita terpaksa menjual HP tersebut untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Selama 10 bulan, Arya menderita depresi yang cukup parah, hingga menarik perhatian berbagai kalangan.

Kisah Arya yang viral di media sosial mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Staf Kementerian Sekretariat Negara RI, Puput Hariadi, bersama dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi, Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto, dan dinas terkait, mengunjungi kediaman Arya di Kampung Gunungsari Bedeng, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Dalam kunjungan tersebut, Puput Hariadi menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan perintah langsung dari Presiden Jokowi untuk memberikan bantuan kepada Arya.

Bantuan tersebut meliputi biaya pendidikan dan pengobatan. "Bantuan yang telah diberikan oleh Presiden diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dan digunakan dengan bijaksana," ujar Puput kepada media pada Senin, 13 Mei 2024.

Puput Hariadi berharap bantuan ini bisa memberikan dampak positif bagi Arya. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dari orang tua dan Dinas Pendidikan (Disdik) agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan bijaksana untuk pendidikan Arya.

Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi, memberikan dukungan penuh terhadap kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Pusat kepada warga Kota Cirebon.

Selain itu, YouTuber Pratiwi Noviyanthi juga turut menemui Arya untuk memberikan dukungan moral.

Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan bahwa perhatian kepada Arya bukan hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai lapisan masyarakat.

Siti Anita, ibu Arya, mengungkapkan bahwa ia terpaksa menjual HP Arya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan.

Kesulitan ekonomi semakin diperparah dengan absennya dukungan finansial dari suaminya selama delapan bulan terakhir.

Akibat kondisi ini, Arya tidak hanya kehilangan barang kesayangannya tetapi juga harus berhenti sekolah sejak Agustus tahun lalu.

"Saya tuh sebenarnya sudah izin nggak asal jual. Arya juga sudah ngizinin, tapi mungkin mulut mah ngizinin, hati mah nggak, karena mungkin barang kesukaan dia, jerih payah dia," kata Siti Anita.

Kondisi Arya yang semakin memprihatinkan membuat ibunya berharap agar Arya bisa segera pulih dan kembali seperti semula.

"Saya inginnya tuh Arya bisa sembuh, bisa sekolah lagi kayak dulu, sembuh seperti sedia kala. Terus bisa punya teman banyak lagi untuk bermain, normal lah kayak layaknya anak-anak yang lain," harap Siti Anita.

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk memastikan bahwa program-program pemerintah yang menjadi hak Arya sudah terealisasi dengan baik.

Langkah-langkah selanjutnya akan dilakukan dengan koordinasi yang baik antara Pemerintah Kota Cirebon dan pihak terkait, guna mendukung kehidupan Arya Randi Pratama dan keluarganya.

Pemerintah Kota Cirebon memberikan bantuan beasiswa kepada Arya dan adik-adiknya untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang SMP.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu Arya kembali bersekolah dan menjalani kehidupan normal seperti anak-anak seusianya. ***

Editor : Azril Arham
#viral #bocah sd #odgj #depresi berat #cirebon #bantuan pemerintah