Radarbangkalan.id - Sukolilo tiba-tiba menjadi topik hangat dan menjadi pembicaraan banyak orang terutama di dunia maya.
Hal ini terjadi setelah pemilik rental mobil asal Jakarta mengalami nasib tragis saat hendak mengambil mobil yang disewakan orang di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng).
Dilansir dari Radar Solo (grup JawaPos), pemilik rental mobil tersebut dengan inisial BH, 52 tahun, tewas setelah dihajar massa karena diduga sebagai pencuri mobil.
Potongan video dari insiden tersebut kemudian tersebar luas di media sosial dan grup WhatsApp, menjadi viral.
Kompol M. Alfan Armin, Kasat Reskrim Polresta Pati, mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat empat orang pemilik rental mobil,
termasuk BH, 52 tahun, warga Jakarta, pergi ke Pati. Mereka hendak mengambil mobil yang disewa BH, yang mereka deteksi berada di wilayah Sukolilo, Pati.
"Para korban berangkat dari Jakarta ke Pati karena diajak korban BH untuk mengambil rentalan. Menurut mereka, posisi GPS berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo," kata Alfan pada Jumat (7/6).
Sampai di lokasi, mereka menemukan mobil rental yang mereka cari. Mereka berniat membawa pulang mobil tersebut dengan menggunakan kunci cadangan.
Namun, saat pemilik rental mobil tersebut mencoba membawa mobilnya, warga setempat menduga mereka sebagai pencuri. Warga langsung berteriak "maling" sambil menunjuk ke arah empat orang tersebut.
Sayangnya, pemilik rental mobil tersebut malah dikeroyok hingga babak belur. Salah satu di antaranya kemudian meninggal dunia.
Kejadian ini kemudian menarik perhatian warganet, sehingga membuat 'Sukolilo' menjadi trending pada Sabtu (9/6) hingga Minggu (10/6) dini hari.
Atas peristiwa ini, warganet kemudian mulai mengkritisi 'Pati' dan 'Sukolilo'. Mayoritas curahan hati pengguna media sosial menyebut Pati dan Kecamatan Sukolilo,
sebagai tempat berkembangnya kejahatan, terutama dalam kasus penggelapan mobil dan jual-beli mobil bodong.
"Daerah penadah paling terkenal tuh, dan heran polisi kayak lindungin mereka," kata seorang netizen di media sosial dengan akun @gajahmleyot dalam tanggapannya terhadap video pengeroyokan tersebut.
Netizen lain, beberapa di antaranya adalah pengusaha rental mobil, juga menyatakan bahwa Pati dan Sukolilo merupakan wilayah yang berbahaya bagi para pemilik usaha rental mobil.
Desa tersebut sudah terkenal dengan sindikat penggelapan mobil rental dan jual-beli mobil bodong.
"Kampung penadah mobil rentalan. Biasanya ada oknum isilop juga yg main disana," ungkap seorang netizen dengan akun @WanPeluk.
Banyak komentar lain dari warganet yang menyuarakan hal yang sama. Mereka kompak menyebut Pati dan Sukolilo sebagai sarang kejahatan.
Berbagai kasus penggelapan mobil, menurut pengakuan warganet, mayoritas selalu terkait dengan daerah tersebut.
Sorotan atas hal ini juga datang dari beberapa publik figur. Akhirnya, banyak warganet yang menyoroti bahwa Pati dan Sukolilo adalah tempat berkembangnya sindikat penggelapan dan jual-beli mobil bodong.