News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Begini Respon Disdik DKI Terkait Video Lelucon Darah Anak Palestina yang Dibuat Sekelompok Remaja SMP

Ajiv Ibrohim • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:10 WIB
Ilustrasi bendera Palestina. Foto: Shutterstock
Ilustrasi bendera Palestina. Foto: Shutterstock

Radarbangkalan.id – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta angkat bicara terkait kontroversi yang melibatkan sekelompok remaja dalam video viral yang menampilkan mereka bercanda sambil memakan 'darah' dan 'daging' anak Palestina di sebuah restoran cepat saji.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik DKI, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui bahwa salah seorang siswi dari sebuah SMP di Jakarta Pusat yang menjadi pengunggah video tersebut.

Dalam tanggapannya, Budi mengungkapkan bahwa telah melakukan komunikasi dengan pihak sekolah terkait insiden ini.

"Kami mengecam keras perilaku yang tergambar dalam video tersebut. Kami telah memanggil siswi yang bersangkutan dan keluarganya untuk menyampaikan permintaan maaf," ujarnya dalam wawancara dengan wartawan pada hari Selasa, tanggal 11 Juni 2024.

Menurut Budi, video tersebut diambil di luar lingkungan sekolah dan terjadi pada hari libur, yakni Minggu tanggal 9 Juni 2024.

Sementara itu, orang yang merekam dan mengunggah video tersebut telah dikonfirmasi sebagai siswi dari SMPN 216 Jakarta, sedangkan keempat orang lainnya bukanlah siswa dari sekolah tersebut.

Dalam menghadapi situasi ini, Budi menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan fasilitasi kepada masing-masing siswa yang terlibat untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tindakan mereka.

"Kami akan memperkuat pembinaan karakter dan nilai-nilai moral kepada seluruh siswa di sekolah-sekolah," tambahnya.

Sebelumnya, SMPN 216 Jakarta juga telah mengeluarkan klarifikasi terkait video tersebut melalui akun Instagram resmi mereka @smpn_216 pada tanggal 11 Juni 2024.

"Setelah menyelidiki secara mendalam mengenai video yang beredar, kami dari pihak sekolah merasa sangat menyesalkan dan mengutuk perilaku yang ditunjukkan dalam video tersebut," demikian bunyi pernyataan resmi dari sekolah tersebut.

Pihak sekolah juga mengonfirmasi telah memanggil pemilik akun dan orang tua yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu dengan konten dalam video tersebut.

"Kami, sebagai pihak sekolah, selalu menanamkan nilai-nilai toleransi dan menghormati perbedaan," demikian disampaikan dalam pernyataan SMPN 216 Jakarta. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#video lelucon darah anak palestina #Sekelompok remaja #disdik dki #disdik #video #palestina