RadarBangkalan.id - Warga Dusun Kidal Krajan di RT 27 RW 2 Desa Kidal, Tumpang, Kabupaten Malang, dikejutkan oleh fenomena aneh saat air sungai di daerah mereka tiba-tiba berubah warna menjadi merah.
Kejadian ini berlangsung pada Sabtu (6/7) sekitar pukul 13.00 WIB. Salah satu warga setempat, Samad, menjadi saksi awal fenomena tersebut ketika beberapa anak yang hendak memancing melihat perubahan warna air dan melaporkannya kepada Samad.
"Awalnya ada anak-anak mau mancing. Tiba-tiba lihat airnya merah dan bilang ke saya. Terus saya lihat memang terlihat merah sekali," ujar Samad.
Mengetahui perubahan warna yang mencolok pada air sungai, Samad memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut guna menemukan penyebab dari perubahan warna tersebut.
Ia mengikuti aliran air hingga menemukan sumber yang menyebabkan perubahan warna.
"Melihat air berwarna merah itu saya penasaran dan akhirnya saya cari sumbernya dari mana. Ternyata sumbernya berwarna merah itu dari sebuah cekungan," lanjutnya.
Namun, Samad maupun warga lainnya tidak dapat memastikan apa yang menyebabkan cekungan tersebut mengeluarkan air berwarna merah.
Fenomena tersebut berlangsung hingga pukul 12 malam, setelah itu air berangsur-angsur kembali normal.
Sejak kemunculan fenomena ini, banyak warga yang datang ke lokasi untuk melihat langsung air sungai yang berubah warna.
Samad menyatakan, "Banyak yang datang mulai kemarin jam 3 sore sampe malam. Sekarang juga masih banyak yang datang."
Fenomena ini menjadi viral di media sosial, dengan beberapa narasi menyebutkan bahwa warna merah berasal dari pewarna yang diletakkan di sungai.
Namun, perangkat desa setempat, Badri, menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti dari perubahan warna air tersebut.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda adanya pewarna di sungai.
"Saya sendiri kurang begitu jelas ya tapi kalau memang dari pewarna begitu kan mungkin di batu-batu ada bekas dan ikan-ikan mati. Tapi sampai sekarang yang ndak ada yang mati ikannya," terangnya.
Fenomena perubahan warna air sungai ini terus menarik perhatian masyarakat dan media, sementara pihak berwenang masih berusaha untuk menemukan penjelasan yang tepat.
Dugaan sementara bahwa air merah berasal dari pewarna masih menjadi perdebatan karena tidak ada bukti fisik yang mendukung teori tersebut, seperti bekas pewarna di batu atau kematian ikan-ikan di sungai.
Dalam upaya mencari jawaban, tim dari berbagai instansi terkait mungkin akan turun tangan untuk melakukan investigasi lebih mendalam guna memastikan keamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.
Perubahan warna air sungai ini menambah daftar fenomena alam aneh yang terjadi di Indonesia, mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan memantau kondisi lingkungan secara berkala. ***