News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

PWNU DKI Jakarta Berhentikan Empat Pengurus Terkait Kunjungan ke Israel

Ubaidillah • Minggu, 21 Juli 2024 | 23:33 WIB

Lima aktivis Nahdlatul Ulama, Syukron Makmun, Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum dan Izza Annafisah Dania saat bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog.(Dok Website NU Online)
Lima aktivis Nahdlatul Ulama, Syukron Makmun, Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum dan Izza Annafisah Dania saat bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog.(Dok Website NU Online)

Radarbangkalan.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta memutuskan untuk memberhentikan empat orang pengurusnya yang ikut serta atau terlibat dalam kunjungan ke Israel.

Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Ma'arif, menjelaskan bahwa pemberhentian ini merupakan hasil dari rapat internal yang dilakukan oleh jajaran pengurus PWNU DKI Jakarta.

“Iya benar. Mereka sudah tidak lagi bagian daripada kepengurusan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU DKI Jakarta," ujar Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma'arif saat dikonfirmasi, Jumat (19/7/2024).

Menurut Samsul Ma'arif, dari keempat orang yang diberhentikan, hanya satu orang yang ikut serta dalam pertemuan dengan Presiden Israel, Isaac Herzog.

“Satu orang, Zainul Maarif yang melakukan pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog,” kata Samsul.

Tiga orang lainnya, yaitu Mukti Ali, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh, dianggap terlibat dalam organisasi Pusat Studi Warisan Ibrahim untuk Perdamaian (RAHIM).

Samsul menjelaskan bahwa organisasi RAHIM memiliki keterkaitan dan menjalin komunikasi dengan Israel,

yang memungkinkan pertemuan dengan Presiden Israel terlaksana. "Ya ada keterkaitan lah, ada keterkaitan komunikasi dengan pemberangkatan. Ada komunikasi dengan pihak Israel," jelasnya.

Meskipun keempat orang tersebut diberhentikan dari kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta, Samsul menegaskan bahwa mereka tetap menjadi bagian dari warga Nahdlatul Ulama.

“Tetapi sudah tidak lagi bagian daripada kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta," pungkasnya.

Sebagai informasi, lima tokoh muda Nahdliyin melakukan pertemuan dengan Presiden Israel, Isaac Herzog,

dan foto pertemuan tersebut beredar di media sosial. Para kader NU yang diajak bertemu Presiden Israel tersebut berkontribusi di beberapa badan otonom NU.

Kelima kader NU tersebut adalah Zainul Maarif, dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) yang juga Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jakarta; Munawir Aziz,

Sekretaris Umum Persatuan Pencak Silat dan juga Sekum Pagar Nusa; Nurul Barul Ulum dan Izza Anafisa Dania,

anggota dari Pimpinan Pusat Fatayat NU; serta Syukron Makmun, Ketua Pengurus Wilayah NU Banten.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, telah meminta maaf secara resmi kepada semua pihak atas tindakan sejumlah kader NU tersebut.

Burger Madness di Mamaka by Ovolo
Burger Madness di Mamaka by Ovolo
Editor : Ubaidillah
#kader nu #kader nu temui presiden israel isaac herzog #pbnu #Israel