News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kontroversi Penampilan Mayoret Berjilbab Kuning dan Rok Mini di Media Sosial

Ubaidillah • Rabu, 28 Agustus 2024 | 00:01 WIB
MAYORET BERJILBAB VIRAL - Video viral memperlihatkan mayoret berjilbab menggunakan rok mini sambil berjoget.
MAYORET BERJILBAB VIRAL - Video viral memperlihatkan mayoret berjilbab menggunakan rok mini sambil berjoget.

Radarbangkalan.id - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan seorang perempuan muda berjilbab kuning sebagai mayoret dalam sebuah pertunjukan.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @nenktainment dan telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen.

Dalam video yang telah meraih hampir 100 ribu tayangan tersebut, mayoret terlihat asyik menari di atas panggung di tengah keramaian.

Ia mengenakan jilbab kuning, rok mini, dan stoking yang menutupi kaki hingga paha atas, namun bentuk tubuh dan warna kulitnya tetap terlihat jelas, yang menimbulkan kekhawatiran dan kemarahan di kalangan pengguna media sosial.

Meski belum ada informasi resmi mengenai lokasi atau acara di mana pertunjukan itu berlangsung,

dalam video terlihat bahwa acara ini melibatkan kerumunan penonton dari berbagai usia, termasuk bapak-bapak dan ibu-ibu yang tampak menyaksikan sambil tertawa dan meringis melihat penampilan mayoret tersebut.

Perempuan tersebut juga mengenakan selempang bertuliskan nama "Gitapati Nuraini," yang menambah identitasnya dalam pertunjukan tersebut. Namun, identitas ini tidak mengurangi kontroversi mengenai pakaian yang dikenakannya.

Video ini juga dibagikan oleh akun Instagram @magelang_raya, yang telah ditonton sebanyak 170 ribu kali dan memicu hampir seribu komentar dari netizen.

Kontroversi ini menggambarkan bagaimana pakaian dan penampilan seseorang bisa memicu reaksi beragam di media sosial, terutama ketika melibatkan simbol-simbol budaya dan religius.

Masyarakat, melalui komentar dan reaksi mereka, menuntut adanya kesesuaian antara penampilan publik dan nilai-nilai yang dianggap penting dalam budaya dan agama.

Namun, hingga saat ini, pihak penyelenggara acara dan individu yang terlibat belum memberikan tanggapan resmi mengenai video viral ini.

Sejumlah komentar netizen pun mencerminkan berbagai pandangan, seperti:

"Ini bukan tentang kebebasan berekspresi tapi ini tentang adab dan nalar sebagai manusia," tulis seorang netizen.

"Aku yang non muslim ikutan malu liatnya, ini bagaimana konsepnya apakah tidak ada yg menegur sebelum tampil?" tulis netizen lainnya.

"Kira-kira ini masuk kategori pelecehan agama enggak yah? Joget joget pake jilbab, kenapa enggak copot saja hijabnya," tulis seorang warganet.

"Pelecehan agama pasti sih ini mah. Agak laen yang joget. Miris lihat beginian. Sekalian aja kau telanjang mbaaaak," timpal netizen lainnya.

ANTISIPASI: Deputi Bidang Pencegahan BPBD Prasinta Dewi, Direktur Kesiapsiagaan Pangarso Suryotomo, dan Kalaksa Danang Hartanto menyalami peserta apel siaga tsunami di Pesanggaran, Selasa (27/8).
ANTISIPASI: Deputi Bidang Pencegahan BPBD Prasinta Dewi, Direktur Kesiapsiagaan Pangarso Suryotomo, dan Kalaksa Danang Hartanto menyalami peserta apel siaga tsunami di Pesanggaran, Selasa (27/8).
FILOSOFI: Tema MFC 2024 merepresentasikan semangat dan keberanian, serta persaudaraan warga Kota Malang.
FILOSOFI: Tema MFC 2024 merepresentasikan semangat dan keberanian, serta persaudaraan warga Kota Malang.
GERAKKAN PEREKONOMIAN: Perputaran ekonomi dalam MFC 2024 diperkirakan mencapai Rp 5-7 miliar.
GERAKKAN PEREKONOMIAN: Perputaran ekonomi dalam MFC 2024 diperkirakan mencapai Rp 5-7 miliar.
Editor : Ubaidillah
#gitapati nur aini #mayoret #Mayoret berjilbab bakai rok pendek #Jilbab viral