Radarbangkalan.id - Selebgram Lydia Onic akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait isu video viral berdurasi 12 menit yang menyeret namanya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Lydia membantah keterlibatannya dalam video tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar.
Klarifikasi Lydia Onic
"Sehubungan dengan beredarnya isu yang dikaitkan dengan saya di media sosial dan berbagai platform lainnya,
Saya Lydia menyampaikan bahwa isu yang beredar tidak benar dan tidak terkait dengan aktivitas saya," tulis Lydia Onic melalui Instagram @lydiaaas__, Selasa (19/11/2024).
Lebih lanjut, selebgram asal Samarinda ini menegaskan bahwa dirinya adalah korban fitnah dan penyebaran informasi palsu.
"Saya adalah korban fitnah serta penyebaran informasi palsu, yang telah merugikan nama baik saya," tambahnya.
Ajakan untuk Bijak Bermedia Sosial
Dalam klarifikasinya, Lydia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.
"Saya mengajak semua pihak untuk berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta lebih bijak dalam bermedia sosial," ungkap Lydia.
Dia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menghadapi isu tersebut.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Gol ke-911, Al-Nassr Kalah 1-2 dari Al-Qadsiah
"Terima kasih atas pengertian dan dukungan yang diberikan," tutup Lydia.
Isu yang Menghebohkan
Nama Lydia Onic belakangan menjadi trending topic di berbagai platform media sosial dan pencarian Google.
Hal ini dipicu oleh isu yang menyebutkan bahwa dia terlibat dalam sebuah video berdurasi 12 menit yang diduga mengandung konten dewasa.
Meski demikian, Lydia telah dengan tegas membantah keterlibatannya dan menyebut isu tersebut sebagai fitnah yang mencemarkan nama baiknya.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Gol ke-911, Al-Nassr Kalah 1-2 dari Al-Qadsiah
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi dan menyebarkan informasi di era digital.
Dukungan kepada Lydia Onic dan penghormatan terhadap hak pribadinya sangat dibutuhkan di tengah situasi ini.