Radarbangkalan.id - Komunitas motor CB Nganjuk akhirnya angkat bicara terkait video viral yang menunjukkan sekelompok pemuda diduga anggota komunitas tersebut beristirahat,
tiduran, hingga merokok di dalam sebuah minimarket. Peristiwa ini terjadi saat acara Kerajaan CB di Stadion Warujayeng, Nganjuk, pada Sabtu (14/12/2024).
Baca Juga: Viral! Ribuan Anggota Komunitas CB Makan-Tidur di Minimarket Nganjuk
Dalam video yang beredar, sejumlah pemuda terlihat duduk lesehan, makan, minum, hingga bertelanjang kaki di dalam minimarket, dengan jejak lumpur di lantai.
Aksi tersebut memicu berbagai reaksi, termasuk klaim bahwa minimarket mengalami kerugian hingga Rp4 juta.
Ketua Komunitas Motor CB Nganjuk, Bambang, menegaskan bahwa pihaknya sudah menemui pihak minimarket untuk mengklarifikasi insiden tersebut.
"Kami telah menghubungi pihak Indomaret Jombang, karena Warujayeng masuk wilayah Jombang," ungkap Bambang, Selasa (17/12/2024).
Ia juga menyatakan kesiapannya membantu menutup kerugian jika klaim tersebut benar. Namun, berdasarkan komunikasi dengan pihak Indomaret, informasi tentang kerugian Rp4 juta dinyatakan tidak benar.
"Pihak Indomaret menepis kabar soal adanya kerugian Rp4 juta. Mereka juga menyampaikan bahwa tidak ada masalah dengan pihak komunitas CB," tambah Bambang.
Corporate Social Responsibility (CSR) Manager Indomaret, Bambang Trijanto, turut membantah klaim kerugian tersebut.
"Informasi yang menyebutkan bahwa pihak Indomaret mengalami kerugian hingga Rp4 juta tidaklah benar," ujarnya.
Baca Juga: Viral! Ribuan Anggota Komunitas CB Makan-Tidur di Minimarket Nganjuk
Dengan adanya klarifikasi ini, Bambang dari komunitas CB memastikan hubungan antara komunitasnya dengan pihak minimarket tetap baik. "Semua baik-baik saja," tutupnya.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi komunitas motor untuk lebih menjaga etika dan tanggung jawab saat menghadiri acara besar, guna menghindari insiden serupa di masa depan.