Radarbangkalan.id - Sebuah video yang menunjukkan seorang bocah mengendarai skuter di tengah jalan raya di wilayah Cakung, Jakarta Timur, kini tengah viral di media sosial.
Dalam video tersebut, bocah laki-laki itu tampak asyik bermain skuter meskipun sudah dihalangi oleh beberapa pengendara motor.
Baca Juga: Kebakaran Los Angeles: Mengapa AS Terlihat Tak Berdaya?
Banyak pemotor yang berusaha meminta bocah itu menepi, namun usaha mereka gagal. Bocah tersebut justru melaju kencang di lajur kanan jalan,
yang membuat perekam video berteriak panik karena khawatir terjadi kecelakaan akibat aksi nekat bocah itu.
Video yang viral setelah diunggah oleh akun Instagram @info_jabodetabek pada Minggu (12/1/2025) ini memicu perhatian publik.
Pemkot Jakarta Timur Cari Orangtua Bocah
Pemerintah Kota Jakarta Timur segera bertindak untuk mencari identitas bocah tersebut dan orangtuanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran melalui aparat lingkungan setempat.
"Betul, tentu identitas anak ini masih komunikasi atau ditanyakan kepada lingkungan aparat setempat," ujar Iin pada Senin (13/1/2025).
Baca Juga: Cek NIK KTP Anda, Bisa Terima Bansos Susulan Rp800.000
Iin mengimbau agar orang tua selalu mengawasi anak-anak mereka saat bermain, terutama di tempat-tempat berbahaya seperti jalan raya,
karena tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan si anak serta pengguna jalan lainnya.
"Saya mengimbau, lingkungan warga, khususnya orangtua agar mengetahui anak ketika bermain. Apalagi masih di bawah umur, apalagi kondisi di jalan raya, jadi sangat mengganggu lalu lintas dan berbahaya," jelas Iin.
Dia juga mengingatkan bahwa Pemprov Jakarta dan Pemkot telah menyiapkan berbagai ruang terbuka hijau (RTH) untuk tempat bermain anak,
seperti RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) yang aman dan jauh dari bahaya jalan raya.
Baca Juga: Cek NIK KTP Anda, Bisa Terima Bansos Susulan Rp800.000
Warga Tak Mengenali Bocah Tersebut
Meskipun video bocah itu telah viral, pihak Kelurahan Penggilingan dan Kecamatan Cakung mengaku masih kesulitan menemukan identitas anak tersebut.
Hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa warga sekitar tidak mengenali bocah yang terlihat dalam video itu.
"Sudah ditelusuri identitasnya, tapi untuk sementara belum dapat diketahui anak siapa," kata Camat Cakung, Fajar Eko Satrio, saat dikonfirmasi.
Fajar menyayangkan kejadian ini dan berharap para orangtua dapat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang.
Dia juga mengimbau agar orangtua mengarahkan anak-anak mereka untuk bermain di ruang publik yang lebih aman, seperti RPTRA atau Taman Maju Bersama, dan selalu diawasi dengan ketat.
Baca Juga: Cek NIK KTP Anda, Bisa Terima Bansos Susulan Rp800.000
"Kami sudah berikan imbauan kepada para orangtua, tokoh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Fajar.