News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tarian THR yang Lagi Viral, Benarkah Berasal dari Budaya Yahudi?

Ubaidillah • Sabtu, 5 April 2025 | 21:06 WIB
Influencer Bunda Corla ikut buka suara usai tarian bagi-bagi THR disebut mirip dengan Tarian Hora Yahudi. Kolase tangkapan layar Instagram @corla_2/TikTok @sampit.update_
Influencer Bunda Corla ikut buka suara usai tarian bagi-bagi THR disebut mirip dengan Tarian Hora Yahudi. Kolase tangkapan layar Instagram @corla_2/TikTok @sampit.update_

Radarbangkalan.id - Tarian Letkajenkka, yang saat ini viral sebagai tarian bagi-bagi THR, ternyata berasal dari Finlandia.

Letkajenkka atau yang sering disebut Letkiss ini merupakan tarian populer pada tahun 1960-an.

Baca Juga: Bansos April 2025 Cair, PKH dan BPNT Masuk Daftar Penerima

Diketahui, pada awal tahun 1960-an, musisi Finlandia mengubah musik rakyat modern untuk Jenkka—sebutan schottische Finlandia.

Akan tetapi, alih-alih menarikan schottische, orang-orang lebih memilih menarikan Bunny Hop yang dimodifikasi, dimulai dengan kaki kiri bukan kaki kanan.

Genre musik ini disebut Letkajenkka (line schottische) yang didasari dari lagu "Letkajenkka" karya Erik Lindsrom.

"Letkiss" muncul pada akhir tahun 1963, saat Rauno Lehtinen mengubah Letkajenkka lain menjadi Letkiss.

Dalam bahasa Finlandia, nama ini hanyalah bentuk kecil dari Letkajenkka. Letkajenkka sendiri dalam bahasa Spanyol berarti “ayo berciuman”, dan dalam bahasa Inggris juga diartikan serupa.

Judul tersebut membuat genre musik yang sebelumnya kurang dikenal menjadi populer di seluruh dunia, berpadu dengan Bunny Hop yang dimodifikasi sesuai alur musik.

Tarian Letkiss paling sering dilakukan dalam satu baris dengan tangan di pinggang atau bahu penari di depan.

Baca Juga: Bansos April 2025 Cair, PKH dan BPNT Masuk Daftar Penerima

Selain itu, tarian ini juga bisa dilakukan secara berpasangan dengan modifikasi gerakan—lompatan maju pertama diganti lompatan ke kanan, lompatan mundur ke kiri, dan tiga lompatan maju menjadi tiga lompatan ke kiri yang memutar.

Saat ini, tarian Letkajenkka kembali viral di media sosial, terutama di platform TikTok, selama momen Lebaran 2025.

Tarian ini digunakan sebagai pengiring dalam pembagian THR kepada sanak saudara, sehingga dikenal luas sebagai Tarian Bagi-Bagi THR.

Sayangnya, belakangan ini tarian ini memicu kontroversi karena dinilai mirip dengan tarian Hora dari budaya Yahudi.

Diketahui, tarian Hora memiliki ciri khas gerakan langkah samping dan lompatan ringan, biasanya diiringi musik tradisional Yahudi seperti "Hava Nagila".

Namun, berbeda dari Letkajenkka, tarian Hora biasanya dilakukan dalam acara pernikahan, di mana pasangan pengantin sering diangkat di kursi oleh para tamu sambil menarikan Hora.

Baca Juga: 5 Poin Pernyataan Kim Soo-hyun, Siap Tuntut Balik Keluarga Kim Sae-ron

Editor : Ubaidillah
#tarian thr #yahudi #Tarian Hora #idul fitri