Radarbangkalan.id - Kantor Wilayah Ditjen Permasyarakatan Riau telah melakukan pemeriksaan terhadap 14 napi yang diduga terlibat dalam video "pesta" viral di media sosial di Pekanbaru. Pihaknya juga mengaku akan menindak tegas jika ada petugas yang terlibat.
Baca Juga: Sosok Syafril Firdaus, Dokter Kandungan Garut, Terlibat Kasus Pelecehan Pasien Saat USG
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan Riau, Maizar menerangkan saat ini pihaknya masih fokus pada pemeriksaan tahanan dan narapidana pidana.
"Ada 14 tahanan penghuni Rutan Kelas I Pekanbaru yang menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan dilakukan oleh tim Rutan Pekanbaru dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Riau," ujarnya.
Pihaknya mengaku akan menindak tegas warga binaan bahkan petugas jika terlibat dalam dugaan kasus tersebut.
“Kalau memang ada keterlibatan petugas, kita nggak main-main dalam hal ini,” imbuhnya lagi.
Baca Juga: China Tetap Teguh Hadapi Ancaman Kenaikan Tarif 100% dari Trump
Kata Maizar, petugas saat ini telah menyita sejumlah barang bukti. Namun pemeriksaan lebih lanjut sedang dilakukan.
Maizar juga akan memerintahkan seluruh Kepala Rutan dan Lapas se-Riau untuk melakukan razia gabungan bersama TNI serta Polri.
“Saya memerintah kepada seluruh Kepala Lapas dan Rutan se-Riau untuk melakukan razia gabungan dengan berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian setempat,” tandasnya.
Baca Juga: Sosok Syafril Firdaus, Dokter Kandungan Garut, Terlibat Kasus Pelecehan Pasien Saat USG
Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dengan temuannya dimana Ia membenarkan bahwa lokasi pembuatan video tersebut adalah di Rutan Pekanbaru. “Betul,” ungkap Maizar.***
Editor : Ubaidillah