Radarbangkalan.id - Sebuah video amatir yang memperlihatkan momen menegangkan saat seorang pengunjung terjatuh dari wahana ekstrem di Jatim Park 1, Kota Batu, viral di media sosial.
Baca Juga: Viral! Link Video Asusila Pasangan Muda 5 Menit 51 Detik di Sampit
Video tersebut diunggah ulang oleh beberapa akun Instagram dan memperlihatkan seorang remaja pria yang tengah menaiki wahana 360° Pendulum.
Dalam rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu, terlihat korban sempat bergelantungan, berusaha sekuat tenaga memegang tempat duduknya.
Namun nahas, ia tak sanggup menahan dan akhirnya terlempar ke tanah saat wahana berada di posisi terbalik.
Insiden ini diketahui terjadi pada Selasa, 8 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, tak lama setelah hujan mengguyur kawasan tersebut.
Dari narasi video dan informasi yang beredar, diketahui bahwa pengunjung tersebut terjatuh karena sistem pengaman pada tempat duduknya terlepas.
Korban diketahui berinisial RDP (14), seorang pelajar asal Kota Malang. Ia mengalami luka berat berupa patah tulang kaki kanan dan jari tangan kanan akibat terjatuh dari ketinggian.
Baca Juga: Viral! Link Video Asusila Pasangan Muda 5 Menit 51 Detik di Sampit
Video ini telah ditonton ribuan hingga jutaan kali di berbagai platform media sosial. Reaksi netizen pun membanjiri kolom komentar.
Banyak yang merasa ngeri, syok, sekaligus mempertanyakan sistem keamanan wahana tersebut.
"Aku di sana pas kejadian. Kejadiannya setelah hujan lumayan lebat. Awalnya sempat terlihat sabuknya lepas tapi ragu bener apa nggak.
Eh beberapa menit kemudian terjadi tragedi tersebut. Qodarullah," tulis salah satu komentar dari akun Instagram @abuadzkiyyah.
Baca Juga: Viral! Link Video Asusila Pasangan Muda 5 Menit 51 Detik di Sampit
Ada juga komentar dari akun @yunisha_icha yang mengatakan tak berani menaiki wahana ekstrem. "Itulah alasan aku ga berani naik wahan2 ekstrem, karena hari apes ga ada yang tahu," tulisnya.
Hingga kini, video tersebut terus dibagikan ulang oleh banyak akun dan menjadi bahan perbincangan hangat di dunia maya.
Editor : Ubaidillah