News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Usai Akad Nikah, Pengantin Pria Babak Belur Dikeroyok: Apa Penyebabnya?

Ubaidillah • Senin, 28 April 2025 | 16:28 WIB
Tangkapan layar pasangan pengantin di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga terjadi insiden pengeroyokan. (X @bacottetangga__)
Tangkapan layar pasangan pengantin di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga terjadi insiden pengeroyokan. (X @bacottetangga__)

Radarbangkalan.id - Momen bahagia pernikahan sepasang pengantin di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), berubah menjadi insiden kekerasan yang viral di media sosial.

Pengantin pria berinisial M mendadak jadi korban pengeroyokan saat menggandeng istrinya keluar dari kamar usai prosesi akad nikah.

Baca Juga: Resmi Urus Surat Nikah di KUA, Luna Maya dan Maxime Bouttier Menikah di Bali

Peristiwa ini terjadi di Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, pada Rabu (23/4/2025).

Rekaman detik-detik kejadian beredar luas di media sosial dan langsung jadi viral.

Dalam video yang diambil oleh seseorang dari pihak keluarga, terlihat kedua mempelai yang masih mengenakan busana pengantin melangkah keluar dengan malu-malu.

Namun belum sempat melewati pintu, sekelompok pemuda tiba-tiba masuk dan menyerang M secara brutal.

Dari tayangan video, tampak tiga pria berbaju hijau dan satu pria berbaju hitam langsung menghantam Maulana, tanpa banyak bicara.

Sang pengantin perempuan pun tak mampu berbuat banyak.

Sementara suasana mendadak ricuh dengan teriakan panik dari keluarga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung kabur.

Baca Juga: Resmi Urus Surat Nikah di KUA, Luna Maya dan Maxime Bouttier Menikah di Bali

M yang mengalami luka akibat pemukulan, kemudian dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut informasi yang dihimpun, para pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan mempelai wanita.

Dugaan sementara menyebut adanya rasa sakit hati atau ketidaksepakatan pribadi yang melatarbelakangi aksi pengeroyokan tersebut.

Namun motif pastinya masih dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Kasimbar Ipda Imda Arman membenarkan insiden tersebut.

Dia menyatakan, telah mengantongi identitas salah satu pelaku.

Baca Juga: Resmi Urus Surat Nikah di KUA, Luna Maya dan Maxime Bouttier Menikah di Bali

“Pelaku berinisial BI, dia merupakan keluarga dari pihak perempuan. Setelah kejadian, yang bersangkutan langsung melarikan diri,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga telah menerima laporan dari korban dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran.

Di sisi lain, muncul dugaan bahwa pemukulan terjadi karena nilai mahar yang dianggap terlalu rendah.

Namun demikian, polisi belum bisa mengonfirmasi hal tersebut.

Menurut Kapolsek, sebelumnya memang sempat terjadi ketidaksepakatan antarkeluarga.

Namun, akhirnya pernikahan tetap berlangsung setelah dibicarakan secara kekeluargaan.

“Informasi soal mahar itu masih simpang siur. Memang sempat ada ketidaksepakatan keluarga. Tapi pernikahan tetap berlangsung setelah ada pembicaraan secara kekeluargaan,” papar Arman.

Editor : Ubaidillah
#pengantin #pengeroyokan #aksi pengeroyokan