Radarbangkalan.id - Sebuah video yang viral di media sosial berhasil menyentuh hati banyak netizen. Dalam video tersebut terlihat seorang bocah berusia 8 tahun bernama Hafithar, berseragam SD dengan celana merah, sedang menunggu KRL sendirian di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Bukan Pemecatan! Ini Penjelasan Status Petugas Stasiun Setelah Kasus Tumbler KRL Viral
Bocah asal Tangerang itu diketahui berangkat menuju sekolahnya di Klender, Jakarta Timur.
Kisah ini menjadi viral lantaran Hafithar harus keluar rumah sejak pukul 04.00 WIB setiap hari. Ia harus berdesakan dengan para komuter dewasa hanya demi tiba di sekolah tepat waktu.
Hafithar merupakan siswa kelas 1 SDN 04 Klender. Kedua orang tuanya bekerja di Tangerang, sehingga ia terbiasa mandiri dan pergi sekolah seorang diri.
Meski orang tuanya telah menyarankan untuk pindah sekolah, Hafithar tetap bersikukuh ingin melanjutkan pendidikan di sekolahnya saat ini.
Baca Juga: Fakta Lengkap Video Syur Inara Rusli dan Insanul Fahmi Durasi 2 Jam yang Viral
Solusi Cepat dari Pemerintah Daerah
Semangat belajar Hafithar yang luar biasa langsung menarik perhatian Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
"Kami terharu dengan tekad dan semangatnya. Tentu kita harus memastikan dia mendapatkan pendidikan yang terbaik tanpa harus menempuh perjalanan yang begitu melelahkan," ujar Munjirin, Jumat (28/11/2025).
Menanggapi viralnya video tersebut, Munjirin segera melakukan pendekatan dengan Hafithar, orang tua, serta pihak sekolah untuk mencari solusi terbaik.
Disepakati bahwa Hafithar akan dipindahkan ke sekolah dekat rumahnya di Tangerang pada tahun ajaran baru mendatang.
Baca Juga: Viral Tumbler Hilang di KRL, Anita dan Alvin Klarifikasi: “Kami Sangat Menyesal”
"Sambil menunggu tahun ajaran baru, kami telah mengkoordinasikan agar Hafithar bisa tinggal sementara dengan kerabat orang tuanya di kawasan Klender," kata Munjirin.
Dukungan untuk Pendidikan Hafithar
Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Baznas Bazis juga memberikan perlengkapan sekolah lengkap berupa tas, sepatu, dan seragam untuk mendukung semangat belajar Hafithar.
Baca Juga: Cara Cek BLT Kesra Rp 900 Ribu Pakai KTP: Syarat, Penerima, dan Mekanisme Pencairan 2025
Pemantauan akan terus dilakukan hingga proses perpindahan sekolah benar-benar terlaksana.
"Setelah kami beri pengertian, Alhamdulillah Hafithar sudah mau untuk pindah sekolah. Insya Allah prosesnya akan berjalan lancar setelah semester ini," tutup Munjirin.
Editor : Ubaidillah