News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral Dugaan Pungli Starlink di Aceh, Padahal Layanan Internet untuk Korban Banjir Gratis

Ubaidillah • Rabu, 3 Desember 2025 | 12:41 WIB
Pungli! Korban Banjir Sumatera Bayar Starlink Rp 20 Ribu/Jam: Padahal Gratis
Pungli! Korban Banjir Sumatera Bayar Starlink Rp 20 Ribu/Jam: Padahal Gratis

Radarbangkalan.id - Jagat media sosial heboh setelah muncul tudingan adanya pungutan liar terhadap penggunaan layanan internet Starlink yang seharusnya diberikan secara cuma-cuma bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra.

Isu tersebut mencuat karena konektivitas di banyak lokasi benar-benar terputus, sehingga layanan internet darurat sangat dibutuhkan warga untuk berkomunikasi.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Internet Gratis Starlink bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Isu pungli pertama kali diangkat oleh akun X @narraesya pada Senin (1/12/2025). Ia membagikan keluhan dari temannya yang berdomisili di Langsa, Aceh.

“Teman saya di Langsa bilang, jaringan Starlink untuk korban banjir yang harusnya gratis malah disewakan 20 ribu per jam. Apa yang harus dilakukan? @elonmusk,” tulisnya.

Unggahan itu disertai tangkapan layar percakapan WhatsApp. Dalam chat tersebut, keluarga korban bencana yang ingin memberi kabar kepada sanak saudara diminta membayar sebelum diberi password hotspot.

Tak berhenti pada satu unggahan, beberapa netizen ikut membenarkan kabar tersebut. Seorang pengguna X @yinyuujun menyebut ada warga yang dimintai bayaran bahkan untuk penggunaan singkat.

“Benar. Ada yang ditarik 5 ribu untuk 5 menit. Sudah saya bilangin itu gratis, tapi tetap saja ada oknum yang memanfaatkan situasi,” ujarnya.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Internet Gratis Starlink bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Di sisi lain, sebuah tangkapan layar lain mengklaim bahwa Starlink dianggap berbayar karena perangkat yang digunakan merupakan milik pemerintah daerah, bukan unit bantuan khusus dari Elon Musk. Namun narasi ini belum dipastikan kebenarannya.

Polemik makin melebar ketika beredar cerita tentang dua pria yang disebut-sebut menagih biaya Rp20 ribu per orang kepada warga yang melintas jembatan dari arah Bener Meriah menuju Bireuen, meski belum ada bukti kuat bahwa kejadian itu terkait layanan Starlink.

Starlink Tegaskan Layanan Gratis hingga Akhir Desember

Di tengah ramainya perdebatan, pihak Starlink melalui akun resmi X akhirnya memberikan pernyataan tegas.

Baca Juga: Harga iPhone 16 Series Anjlok! iPhone 16 Pro Max Turun hingga Rp4 Juta

Mereka memastikan layanan internet Starlink untuk masyarakat yang terdampak banjir besar di Sumatra digratiskan hingga akhir Desember 2025.

“Untuk warga yang terkena dampak banjir besar di Indonesia, Starlink memberikan layanan tanpa biaya bagi pelanggan baru maupun lama sampai Desember berakhir,” tulis Starlink pada Sabtu (29/11).

Starlink juga mengonfirmasi bahwa mereka bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat relokasi terminal dan memulihkan konektivitas di wilayah yang paling terdampak bencana.

Dengan demikian, warga diharapkan dapat mengakses layanan internet tanpa hambatan biaya selama masa bantuan berlangsung.

Baca Juga: Jonatan Christie Buka Donasi untuk Korban Banjir Sumatra, Terkumpul Hampir Rp100 Juta

Editor : Ubaidillah
#banjir aceh #pungli #bencana alam #paket internet #banjir sumatera #Starlink #korban bencana