News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral! Wanita Aceh Bertahan di Tengah Banjir Ekstrem, Tempuh 20 Km Lewati Longsor

Ubaidillah • Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:28 WIB
Viral Wanita Mengungsi dari Banjir Aceh, Jalan Kaki hingga 20 Kilometer Selama 4 Hari/Foto: Dok. TikTok @shanazalzamru
Viral Wanita Mengungsi dari Banjir Aceh, Jalan Kaki hingga 20 Kilometer Selama 4 Hari/Foto: Dok. TikTok @shanazalzamru

Radarbangkalan.id - Media sosial tengah ramai memperbincangkan kisah seorang wanita di Aceh yang berhasil bertahan hidup selama empat hari di tengah bencana banjir dan longsor ekstrem.

Wanita itu bahkan harus berjalan sejauh 20 kilometer untuk mencapai lokasi yang aman. Sosok tersebut adalah Shanaz Salsabila Al Zamru alias Shanaz, yang melalui akun TikTok @shanazalamru membagikan kisah perjuangannya melarikan diri dari banjir Aceh.

Baca Juga: Video Zita Anjani Bersihkan Rumah Korban Banjir Viral, Netizen Soroti Cara Pegang Alat

Kisah Shanaz bermula saat ia melakukan perjalanan dinas ke Banda Aceh pada Selasa (25/11). Pada hari berikutnya, mobil yang ia tumpangi terjebak longsor ketika menuju daerah Bireuen.

Terisolasi dan minim akses pangan, Shanaz bersama dua orang bapak asal Gayo Lues akhirnya memutuskan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Mereka berjuang menembus hujan deras dan melewati tujuh titik longsor parah.

Mereka berhasil tiba di kawasan Tipeun Mane setelah berjalan kaki sejauh 15 hingga 20 kilometer. Namun setibanya di sana, jembatan penghubung utama menuju Kota Bireuen sudah amblas total akibat banjir. Mereka pun terpaksa bermalam di rumah warga pada malam itu.

Baca Juga: Desain Karakter GTA 6 Bocor Lagi, Publik Yakin Jason dan Lucia Jadi Tokoh Utama

Pada Kamis (27/11), Shanaz dan tim Babinsa TNI mencoba mencari jalur alternatif. Tiga rute sempat dicoba, namun semuanya tidak dapat dilewati karena amblas oleh longsor berat.

Mereka akhirnya harus mengambil jalur hutan ekstrem, yang memakan waktu perjalanan sekitar tiga jam. Shanaz harus melawan lumpur setinggi betis dan jalur terjal demi bisa keluar dari zona bahaya.

Shanaz dan rombongan tiba di Krueng Simpol Tipeun Mane pada malam hari sekitar pukul 22.15. Keesokan harinya, Jumat (28/11), menjadi penentu apakah mereka bisa meninggalkan daerah tersebut.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Internet Gratis Starlink bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jalan tembus melewati Jembatan Tipeun Mane akhirnya berhasil diamankan, meski kondisi jembatan sudah miring dan jebol. Shanaz dan warga lain tetap harus berjalan sekitar 15 kilometer untuk menyebrangi jembatan itu.

“Melewati sungai adalah angin segar bagi kami, karena akhirnya kami sudah berhasil melewati zona bahaya dan melanjutkan perjalanan ke Bireun kota.

Perjalanan yang sangat melelahkan, kamu berjalan sekitar 20 kilometer melewati trek tanjakan yang seperti tiada ujung,” ungkap Shanaz.

Perjalanan panjang dan penuh haru itu berakhir ketika Shanaz tiba di sebuah kampung dan meminta warga mengantarnya ke wilayah Bireuen Kota.

Ia akhirnya dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan selamat. Pada Jumat, 28 November pukul 14.00, Shanaz membagikan bahwa meski perjalanan sangat melelahkan, mereka setidaknya berhasil menyeberangi sungai dan mendekati Bireuen Kota.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Internet Gratis Starlink bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Shanaz kemudian menyebut perjuangannya melewati daerah penuh bahaya itu sebagai cobaan dari Allah SWT.

“Biarlah ujian ini jadi hikmah dan cara Allah InsyaAllah untuk menghapus dosa-dosa kita, Allah tidak akan membebani suatu kaum di luar batas kemampuannya,” tutup Shanaz.

Kisah Shanaz hanyalah satu dari banyak cerita tentang perjuangan korban banjir di Sumatra yang berusaha mengungsi dari wilayah terdampak.

Publik berharap pemerintah bisa bertindak cepat untuk menyelamatkan korban banjir yang hingga kini masih terjebak.

Editor : Ubaidillah
#viral #banjir aceh #banjir Sumatra #kisah viral #Sumatra #aceh #longsor aceh #tiktok