News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral! Mobil Bawa Bantuan untuk Aceh Diduga Dipungli Oknum Dishub Palembang

Ubaidillah • Jumat, 9 Januari 2026 | 06:02 WIB
Oknum dishub di Palembang diduga melakukan pungli terhadap mobil relawan yang bawa bantuan ke Aceh (Foto: Istimewa/Rizki Nur Habibi)
Oknum dishub di Palembang diduga melakukan pungli terhadap mobil relawan yang bawa bantuan ke Aceh (Foto: Istimewa/Rizki Nur Habibi)

RadarBangkalan.id - Mobil rombongan relawan kemanusiaan asal Banten yang membawa bantuan untuk korban bencana di Aceh diduga mengalami pungutan liar (pungli) sebesar Rp100 ribu oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub) saat melintas di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/1/2026).

Rombongan relawan gabungan dari Fesbuk Banten News, Aksi Semangat Peduli, dan Petualang Rescue tersebut berangkat dari Kota Serang, Banten menuju Aceh pada Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Tertipu Rp30 Juta demi Masuk Batik Air, Khairun Nisa Berujung Jadi Pramugari Gadungan

Namun, saat tiba di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (7/1/2025), mobil relawan itu diberhentikan oleh oknum Dishub.

Diminta Uang di Warung Setelah Pemeriksaan

Pengemudi kendaraan, Rizki Nur Habibi, mengatakan petugas sempat meminta kelengkapan surat kendaraan.

SIM dan STNK dapat ditunjukkan, namun dokumen KIR fisik tertinggal di perjalanan. Meski demikian, pihak relawan mengaku telah memperlihatkan bukti KIR melalui foto dan panggilan video.

"Kami sudah jelaskan semuanya, termasuk tujuan membawa bantuan kemanusiaan ke Aceh. Tapi tetap dipersulit," katanya kepada wartawan, Rabu.

Baca Juga: Resmi! KemenHAM Buka Lowongan 500 PPPK Tahun 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Rizki mengungkapkan petugas kemudian mengarahkannya turun dari kendaraan dan menuju sebuah warung di seberang jalan.

Di lokasi tersebut, ia mengaku diminta menyerahkan sejumlah uang agar kendaraan dapat melanjutkan perjalanan.

"Di warung itu diminta kami diminta Rp 100 ribu. Kami terpaksa memberi karena fokus kami hanya bagaimana bantuan bisa segera sampai ke Aceh," ungkapnya.

Ia menambahkan, di lokasi yang sama terlihat sejumlah kendaraan besar lainnya juga diberhentikan petugas.

Baca Juga: Doraemon Resmi Berhenti Tayang di TV Nasional, Akhiri Ritual Minggu Pagi 35 Tahun

Diketahui, kendaraan relawan baru memasuki wilayah Palembang setelah sebelumnya mengalami pecah ban saat melintas di jalan tol.

Ribuan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh

Adapun bantuan yang dibawa relawan antara lain 1.250 Al-Qur'an dan Iqra, 1.000 mukena, 1.000 sajadah, 1.000 peci, 1.000 baju koko, serta 10 rol karpet dengan panjang sekitar 100 meter.

Selain menyalurkan bantuan logistik, para relawan juga dijadwalkan menggelar kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, serta trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana di Aceh.

Baca Juga: Barcelona Pesta Gol ke Final Piala Super Spanyol 2026, Athletic Bilbao Dibantai 5-0

"Ini bukan soal uangnya, tapi soal rasa kemanusiaan. Saat Aceh membutuhkan, perjalanan bantuan justru terhambat," ujarnya.

Dishub Palembang Beri Klarifikasi

Sementara itu, Kepala Bidang Dalops Dishub Palembang, AK Juliansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga: 7 Video CCTV Jadi Bukti Kunci Kasus Dugaan Perzinahan Insanul Fahmi dan Inara Rusli

Namun, ia menegaskan oknum yang diduga melakukan pungli bukan berasal dari Dishub Palembang.

"Ya saya sudah monitor kejadian itu, bukan anggota Dishub Palembang melainkan Dishub BPTD 7 Kementerian di Terminal Karya Jaya, silahkan tanya langsung kebenaranya," ungkapnya.

Kasus dugaan pungli ini pun menuai sorotan publik karena dinilai mencederai semangat kemanusiaan, terlebih relawan tengah membawa bantuan untuk korban bencana alam.

Baca Juga: Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dollar AS dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook

Editor : Ubaidillah
#pungli #dishub #mobil relawan dipungli #bantuan bencana #aceh #palembang