RadarBangkalan.id - Sebuah video penemuan es kue jadul yang diduga terbuat dari bahan spons di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media sosial dan memicu keresahan warga.
Aparat kepolisian langsung turun tangan untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria memegang jajanan es kue jadul sambil menyebut makanan itu berbahan spons.
Baca Juga: Heboh Isu Spons Bedak, Polisi Tegaskan Es Gabus Viral di Jakpus Aman untuk Dikonsumsi
Ia kemudian mencoba membakar potongan es kue tersebut. Saat dibakar, makanan itu tampak meleleh sehingga semakin menimbulkan kecurigaan.
Pria tersebut juga mengimbau para orang tua agar lebih berhati-hati dalam mengawasi jajanan yang dikonsumsi anak-anak.
Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Kemayoran.
“Betul adanya. Masih dilakukan proses penyelidikan oleh unit Reskrim,” ujar Agung kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga: Bekuk 10 Pemain Palace, Chelsea Naik ke Peringkat Empat Premier League
Agung menjelaskan, laporan awal diterima melalui layanan call center 110 pada Sabtu sekitar pukul 14.30 WIB. Warga melaporkan adanya dugaan penjualan makanan berbahaya yang tidak layak konsumsi di wilayah Kemayoran.
Mendapat laporan tersebut, petugas piket Reskrim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan pihak terkait.
Korban maupun pelapor juga diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polsek Kemayoran guna kepentingan penyelidikan lanjutan.
Baca Juga: Whip Pink Gas Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Ini Penjelasan Lengkapnya
“Kemudian piket Reskrim menuju ke TKP untuk menyelidiki laporan tersebut, mengamankan terduga pelaku, dan korban diarahkan membuat laporan di Polsek Kemayoran,” jelas Agung.
Saat ini, polisi telah mengambil sampel dari es kue jadul tersebut. Sampel rencananya akan diuji lebih lanjut di laboratorium Puslabfor Mabes Polri untuk memastikan kandungan dan bahan yang digunakan.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Murka soal Foto Terakhir Lula Lahfah: You Got No Moral
“Masih diduga dan rencana diuji di Puslabfor Mabes Polri,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak langsung menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap melaporkan temuan mencurigakan melalui jalur resmi agar dapat ditindaklanjuti secara objektif.
Baca Juga: Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026, Ini Versi Muhammadiyah dan Kementerian Agama
Editor : Ubaidillah