RadarBangkalan.id - Sebuah kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) diduga dicuri kawanan maling di wilayah Jakarta Utara.
Peristiwa tersebut viral di media sosial dan langsung menarik perhatian aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Heboh Isu Spons Bedak, Polisi Tegaskan Es Gabus Viral di Jakpus Aman untuk Dikonsumsi
Dalam video yang beredar, tampak paving block di trotoar jalan yang menutupi jalur kabel dalam kondisi berantakan.
Sejumlah kabel terlihat terhubung dengan tiang lampu jalan, namun sebagian sudah hilang dari tempatnya.
Perekam video menduga hilangnya kabel PJU menjadi penyebab utama padamnya lampu jalan di sepanjang Jalan Raya Cilincing.
Baca Juga: Whip Pink Gas Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Ini Penjelasan Lengkapnya
Kondisi jalan yang gelap disebut sudah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto membenarkan pihaknya telah mengetahui video viral tersebut. Polisi kini tengah memantau dan menindaklanjuti laporan yang beredar di media sosial.
"Sudah (monitor) masih dalam penyelidikan," kata Andry saat dihubungi, Minggu (25/1/2026).
Baca Juga: Deddy Corbuzier Murka soal Foto Terakhir Lula Lahfah: You Got No Moral
Meski hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak yang dirugikan, kepolisian tetap bergerak melakukan penyelidikan awal guna mengungkap pelaku pencurian.
"Belum ada LP tapi kita lidik dulu pelakunya," ujarnya.
Baca Juga: Zul Zivilia Bersyukur Istri Tetap Setia Menanti Selama Jalani Vonis 18 Tahun
Ada Tiga Titik Lokasi Pencurian
Hasil penelusuran sementara dari pihak kepolisian mengungkap adanya tiga titik lokasi yang diduga menjadi sasaran pencurian kabel PJU. Satu titik berada di wilayah Koja, sementara dua titik lainnya berada di kawasan Cilincing.
Baca Juga: Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026, Ini Versi Muhammadiyah dan Kementerian Agama
"TKP pencurian ada tiga titik. 1 titik TKP Koja, 2 titik TKP Cilincing," jelas Andry.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Koja Polres Jakarta Utara AKP Fernando menyatakan pihaknya bersama Polres Jakarta Utara masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait dugaan pencurian tersebut.
"Ya, sementara kita sudah menerima info tersebut dan masih melakukan penyelidikan," singkat Fernando.
Baca Juga: BPOM Temukan 26 Produk Kosmetik Berbahaya, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum, guna mencegah terulangnya aksi serupa yang dapat mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Editor : Ubaidillah