News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral Ayah Aniaya Anak 3,5 Tahun di Sragen, Diduga untuk Judi Online

Ubaidillah • Minggu, 22 Februari 2026 | 09:53 WIB

Ilustrasi penganiayaan anak. (Istimewa)
Ilustrasi penganiayaan anak. (Istimewa)

RadarBangkalan.id - Kasus kekerasan terhadap anak menggemparkan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, setelah beredarnya video yang memperlihatkan seorang ayah melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri.

Pelaku diketahui bernama Purwanto (47). Ia diduga memukul dan menendang anak perempuannya yang baru berusia 3,5 tahun, berinisial P. Korban terlihat menangis tanpa perlawanan dalam rekaman yang tersebar luas di media sosial.

Baca Juga: Viral WNA Mengamuk Saat Tadarusan di Gili Trawangan, Mikrofon Musala Dirusak

Dua video aksi penganiayaan tersebut beredar dengan durasi berbeda. Video pertama berdurasi 31 detik, direkam di dalam kamar. Korban yang mengenakan kaus ungu tampak dianiaya saat sedang tertidur. Dalam rekaman itu, pelaku juga terdengar mengancam akan menyiram korban dengan air panas.

Video kedua berdurasi 17 detik direkam di depan rumah. Korban terlihat dipukul hingga terjatuh, lalu rambutnya dijambak ketika menangis.

Baca Juga: Hasil Manchester City vs Newcastle 2-1: O'Reilly Borong Gol, The Citizens Tempel Arsenal

Kepala Desa Srawung, Sugiyono, menjelaskan bahwa korban tinggal bersama ayahnya di Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, karena ibunya bekerja di Taiwan. Berdasarkan keterangan warga, dugaan sementara tindakan kekerasan itu dipicu kecanduan judi daring yang dialami pelaku.

Menurut Sugiyono, video tersebut diduga dikirim kepada istrinya untuk meminta uang. Jika permintaan tidak dipenuhi, korban kembali mengalami kekerasan.

Baca Juga: Hasil Osasuna vs Real Madrid 2-1: Gol Raul Garcia di Menit 90 Hancurkan Los Blancos

Pelaku Kabur, Polisi Lakukan Pencarian

Rumah pelaku di Desa Srawung sempat didatangi warga dan aparat kepolisian setelah video tersebut viral. Namun, pelaku telah melarikan diri bersama empat anaknya menggunakan mobil.

Keberadaan Purwanto terakhir terdeteksi di wilayah Kabupaten Boyolali. Mobil yang digunakan ditemukan di area kebun bersama tiga anak pelaku. Hingga Sabtu (21/2/2026), pelaku dan korban belum ditemukan.

Baca Juga: Chelsea vs Burnley 1-1: The Blues Gagal Menang, Fofana Kartu Merah

Nenek korban, Tarni (50), mengaku mendapat kabar dari putrinya yang bekerja di Taiwan. Ia kemudian diminta segera melapor ke kantor polisi setempat hingga ke tingkat polres.

Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran dan penelusuran guna memastikan keselamatan korban serta menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Niat Puasa Ramadan saat Sahur: Lafal, Arti, dan Penjelasan Fikih

Editor : Ubaidillah
#viral #sragen #jawa tengah #penganiayaan anak #kriminalitas #judi online