RadarBangkalan.id - Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) atau LPDP, Dwi Sasetyaningtyas dan suami menyatakan siap mengembalikan dana beasiswa yang telah diterima beserta bunganya.
Baca Juga: Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan, Muslim Wajib Tahu
Keputusan tersebut muncul setelah video pernyataannya yang menyebut “cukup saya WNI, anak jangan” viral di media sosial.
Video tersebut turut mendapat respons dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyayangkan pernyataan yang disampaikan dalam video tersebut dan menegaskan bahwa ada kewajiban yang belum dituntaskan.
Baca Juga: Viral WNA Mengamuk Saat Tadarusan di Gili Trawangan, Mikrofon Musala Dirusak
Purbaya mengungkapkan bahwa suami Dwi, Arya Iwantoro, belum menyelesaikan kewajiban pengabdian yang menjadi salah satu syarat program LPDP. Setelah Direktur Utama LPDP berkomunikasi dengan pihak keluarga, Arya disebut menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan dana yang telah digunakan berikut bunganya.
Baca Juga: Viral Ayah Aniaya Anak 3,5 Tahun di Sragen, Diduga untuk Judi Online
“Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan suami dan dia sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP termasuk bunganya. Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat pinjaman LPDP, jangan menghina-hina negara,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Senin (23/2).
Meski demikian, Purbaya belum merinci jumlah dana yang akan dikembalikan karena masih dalam proses penghitungan, termasuk besaran bunga yang harus dibayarkan.
Baca Juga: Viral Cukup Saya WNI, Anak Jangan dan Penganiayaan Siswa, Ini Respons Arie Kriting
Selain kewajiban pengembalian dana, Purbaya juga menegaskan akan memberikan sanksi berupa blacklist. Artinya, yang bersangkutan tidak dapat bekerja sama atau memiliki hubungan pekerjaan dengan pemerintah selama kebijakan tersebut berlaku.
Menurutnya, langkah tegas ini diambil karena dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat serta sebagian dari utang negara yang dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia. Oleh sebab itu, setiap penerima beasiswa diminta menjaga komitmen, tanggung jawab, serta etika atas fasilitas yang telah diberikan negara.
Baca Juga: Gabriel Magalhães Ejek Tottenham Usai Arsenal Menang 4-1 di Derby London Utara
Editor : Ubaidillah