RadarBangkalan.id - Aksi joget yang dilakukan Hendrik Irawan, pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Batujajar, Bandung Barat, viral di media sosial dan memicu polemik.
Dalam video yang beredar, Hendrik diduga memamerkan pendapatan hingga Rp6 juta per hari dari program makan bergizi gratis (MBG). Konten tersebut langsung menuai reaksi keras dari publik.
Baca Juga: Anies Baswedan Datangi Cikeas, Demokrat Sebut Tak Diundang ke Halalbihalal SBY
Akibat viralnya video tersebut, operasional SPPG yang dikelola Hendrik akhirnya dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, Hendrik menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Ia mengakui kesalahan atas tindakannya yang dianggap tidak sesuai dengan etika program.
Baca Juga: Daniss Jenkins Jadi Pahlawan, Pistons Kalahkan Lakers 112-110
Hendrik juga mengungkapkan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara oleh pihak BGN, termasuk oleh perwakilan bernama Nanik.
Baca Juga: Mohamed Salah Umumkan Hengkang dari Liverpool, Ini Alasannya
Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk melecehkan program MBG yang digagas oleh Prabowo Subianto.
Baca Juga: Samsung Rilis Exynos 1680, Ini Spesifikasi dan Performa Chipset Galaxy A57
Menurutnya, aksi joget tersebut dilakukan tanpa menyadari akan berdampak besar dan viral di media sosial.
Dampak Besar bagi Relawan
Penutupan sementara SPPG Pangauban tidak hanya berdampak pada Hendrik secara pribadi, tetapi juga pada para pekerja di dapur MBG tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp50.000, Turun Drastis dalam 5 Hari
Hendrik menyebut sekitar 150 relawan yang selama ini terlibat dalam operasional dapur kini terancam tidak dapat bekerja untuk sementara waktu.
Ia mengaku terkejut karena permasalahan yang awalnya dianggap sepele justru berkembang menjadi isu besar yang berujung pada penghentian operasional.
Baca Juga: GTA 6 Dipastikan Tanpa Iklan, Rockstar Games Tegaskan Komitmen Premium
Baca Juga: Insiden Rasisme Warnai Newcastle vs Sunderland, Laga Sempat Dihentikan
Sorotan Publik terhadap Program MBG
Kasus ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan program makan bergizi gratis yang tengah dijalankan pemerintah.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Meski Ada Krisis Global
Respons masyarakat di media sosial menunjukkan tingginya sensitivitas terhadap pengelolaan program tersebut, terutama terkait transparansi dan etika pelaksanaannya di lapangan.
Hingga saat ini, pihak BGN belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait durasi penghentian operasional SPPG tersebut.
Editor : Ubaidillah