RadarBangkalan.id - Fenomena pencarian link video viral “Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2” belakangan ramai di media sosial. Video yang diklaim berdurasi 7 menit tersebut banyak diburu netizen. Namun, masyarakat diimbau untuk tidak mengakses tautan tersebut karena berpotensi berbahaya.
Berdasarkan hasil penelusuran, video yang beredar bukanlah kejadian nyata di Indonesia. Konten tersebut diduga merupakan rekayasa atau kompilasi dari berbagai sumber yang sengaja dikemas ulang dengan narasi sensasional untuk menarik perhatian dan meningkatkan klik.
Baca Juga: Barcelona Comeback Lawan 10 Pemain Atletico, Lewandowski Jadi Penentu Kemenangan
Sejumlah kejanggalan ditemukan dalam video tersebut. Perbedaan detail seperti warna pakaian hingga latar tempat yang tidak konsisten menunjukkan bahwa potongan video berasal dari sumber berbeda. Selain itu, terdapat petunjuk kuat berupa merek produk luar negeri pada pakaian pemeran yang mengindikasikan video tersebut bukan berasal dari Indonesia.
Di balik iming-iming “link video lengkap”, tersembunyi ancaman siber yang serius. Tautan semacam ini sering dimanfaatkan pelaku kejahatan digital untuk menjebak pengguna.
Baca Juga: Update Harga BBM Terbaru April 2026: Pertalite dan Pertamax Tetap, Cek Rinciannya
Beberapa risiko yang dapat terjadi jika mengklik link sembarangan antara lain:
• Phishing, yaitu pencurian data pribadi seperti akun media sosial hingga akses perbankan digital
• Malware, yakni virus berbahaya yang dapat merusak perangkat atau mencuri data penting
Baca Juga: Bansos April 2026 Bisa Cair Lebih Cepat, Ini Penjelasan Kemensos
Tidak hanya itu, penyebaran konten bermuatan asusila juga memiliki konsekuensi hukum. Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), pelaku yang menyebarkan konten melanggar kesusilaan dapat dikenai hukuman penjara maksimal enam tahun dan denda hingga Rp1 miliar.
Baca Juga: Hasil Arema FC vs Malut United: Skor 1-1, Singo Edan Akhiri Tren Kekalahan
Karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak mencari atau menyebarkan link video tersebut. Langkah bijak yang perlu dilakukan adalah selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya, guna menjaga keamanan digital dan menghindari masalah hukum.
Baca Juga: Al-Najma Kalah 2-5 dari Al-Nassr, Nestor El Maestro Tetap Soroti Hal Positif
Editor : Ubaidillah