RadarBangkalan.id - Aksi seorang penumpang Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Padalarang memicu gangguan operasional pada Selasa (7/4/2026). Penumpang tersebut nekat menahan pintu kereta yang sedang menutup hingga menyebabkan keterlambatan keberangkatan.
Insiden bermula ketika penumpang yang sudah berada di dalam gerbong menyadari barang miliknya tertinggal di peron. Secara spontan, ia mencoba mengganjal pintu otomatis agar kereta tidak segera berangkat.
Baca Juga: Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh, KCIC Kecam dan Ungkap Dampaknya
Dampak Operasional dan Teknis
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyayangkan tindakan tersebut karena berdampak langsung pada operasional kereta cepat.
Keterlambatan keberangkatan tercatat mencapai sekitar dua menit. Meski terlihat singkat, keterlambatan ini berpotensi memengaruhi jadwal perjalanan berikutnya mengingat sistem operasi Whoosh mengandalkan ketepatan waktu tinggi.
Baca Juga: Mati Lampu di Jakarta Picu Macet Parah, PLN Klaim Listrik Sudah Normal
Selain itu, aksi menahan pintu juga mengganggu sensor otomatis yang menjadi bagian penting dari sistem keamanan kereta. Gangguan ini membuat petugas harus melakukan pengecekan tambahan sebelum kereta dapat kembali dioperasikan secara normal.
Baca Juga: Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Gibran Desak Proses Hukum Terbuka
Risiko Keselamatan dan Kerusakan Sistem
KCIC menegaskan bahwa pintu kereta cepat dirancang dengan teknologi otomatis berstandar tinggi. Intervensi manual seperti menahan pintu dapat merusak sistem serta meningkatkan risiko keselamatan.
Baca Juga: Gencatan Senjata AS-Iran 2 Pekan Disepakati, Trump Klaim Peluang Damai Nyata
“Tindakan menahan pintu tidak hanya mengakibatkan keterlambatan, tetapi juga dapat mengganggu fungsi sensor otomatis pada sarana kereta,” demikian pernyataan resmi KCIC.
Imbauan untuk Penumpang
KCIC mengimbau seluruh penumpang untuk lebih waspada terhadap barang bawaan sebelum memasuki kereta. Penumpang juga diminta mematuhi aturan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Jika terjadi barang tertinggal, penumpang disarankan menggunakan layanan resmi seperti Lost and Found, bukan dengan melakukan tindakan yang berisiko.
Baca Juga: Aston Villa Bungkam Bologna 3-1 di Leg Pertama, Ollie Watkins Jadi Bintang
Kerja sama seluruh penumpang dinilai penting untuk menjaga kelancaran operasional, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan kereta cepat Whoosh.
Baca Juga: Crystal Palace Hajar Fiorentina 3-0, Satu Kaki ke Semifinal Conference League
Editor : Ubaidillah