Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PAD Pasar Terancam Meleset dari Target, Pengelolaan Jadi Sorotan

I
Penulis: Ina Herdiyana❯
TRADISIONAL: Pedagang di Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan tengah menjajakan jualannya kemarin. 
TRADISIONAL: Pedagang di Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan tengah menjajakan jualannya kemarin. 

BANGKALAN – Capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar tradisional yang dibebankan kepada Diskop Umdag Bangkalan di angka Rp 5,3 miliar.


Advertisement

Jumlah tersebut masih jauh dari target senilai Rp 6,7 miliar. Itu artinya, Diskop Umdag Bangkalan bulan ini harus bekerja keras untuk memenuhi kekurangan PAD senilai Rp 1,4 miliar.

Di sisi lain, diskop umdag pesimistis bisa mengejar kekurangan target tersebut. Alasannya, banyak potensi pendapatan yang menyusut.

Kepala Diskop Umdag Bangkalan Moh. Rasuli mengatakan, target PAD dari sektor pasar tradisional periode Januari–November jika dipersentasekan masih di angka 80 persen.

Advertisement

Untuk memenuhi target tersebut, rasanya cukup berat. Sebab, banyak potensi yang menyusut dalam beberapa bulan terakhir. ”Tapi, kami akan bekerja keras untuk mencapainya,” janjinya.

Dia menjelaskan, ada beberapa kendala kenapa PAD dari sektor pasar tradisional belum mencapai target.

Di antaranya retribusi daei pasar hewan terus menyusut. Apalagi, banyak transaksi penjualan sapi dilakukan di rumah penjual, bahkan dilakukam secara online.

Advertisement

Kemudian, banyak pedagang gulung tikar karena sudah sepi pembeli. ”Itu yang membuat retribusi pasar hewan menurun,” katanya.

Dia berencana mencari alternatif lain untuk memenuhi kekurangan target PAD yang telah dibebankan kepada institusinya.

Di antaranya dengan bekerja sama dengan para bus travel untuk berkunjung ke Pasar Ki Lemah Duwur (KLD). ”Juga memfasilitasi para pedagang kaki lima (PKL),” tambahnya.

Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Hotib Marzuki meminta diskop umdag memenuhi target PAD yang telah disepakati bersama.

Dia juga menyarankan dinas terkait memaksimalkan potensi yang ada. ”Termasuk mencari terobosan baru agar target tersebut terpenuhi sebelum tutup tahun,” paparnya. (za/yan)

Advertisement

Artikel Terkait

Pengelolaan Aset Daerah Bangkalan Bakal Diperketat, Pedoman Barang Milik Daerah Diubah

Pengelolaan Aset Daerah Bangkalan Bakal Diperketat, Pedoman Barang Milik Daerah Diubah

Pemkab Bangkalan menyesuaikan pedoman pengelolaan BMD dengan regulasi terbaru untuk memperkuat ketertiban, keamanan, dan transparansi aset.

Gempur TBC di Desa, Dinas Kesehatan Bangkalan kolaborasi Program FC-SDS Turunkan X-Ray Berbasis AI

Gempur TBC di Desa, Dinas Kesehatan Bangkalan kolaborasi Program FC-SDS Turunkan X-Ray Berbasis AI

Gempur TBC di Desa, Dinas Kesehatan Bangkalan kolaborasi Program FC-SDS Turunkan X-Ray Berbasis AI

Pemkab Buka Seleksi Direksi PT Sumber Daya, Libatkan Dua Guru Besar untuk Jamin Profesionalitas

Pemkab Buka Seleksi Direksi PT Sumber Daya, Libatkan Dua Guru Besar untuk Jamin Profesionalitas

Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai membuka proses rekrutmen direksi PT Sumber Daya (Perseroda).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer