Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Gunung Buthak Malang Mulai Padam, Api Merembet ke Kawi Najang

U
Penulis: Ubaidillah❯
Tangkapan layar video munculnya titik api baru di Gunung Buthak.(Foto: Istimewa)
Tangkapan layar video munculnya titik api baru di Gunung Buthak.(Foto: Istimewa)

Advertisement

 

RadarBangkalan.id - Kebakaran hutan di Gunung Buthak, petak 100 Pujon, Kabupaten Malang, mulai berangsur padam. Namun, titik api dilaporkan merembet ke arah barat daya menuju kawasan deretan Pegunungan Kawi Najang.

Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Kelik Djatmiko mengatakan kondisi kebakaran di wilayah Gunung Buthak saat ini sudah tidak membahayakan. Meski demikian, petugas masih harus mengantisipasi pergerakan api menuju kawasan pegunungan di sekitarnya.

"Untuk yang wilayah Gunung Buthak itu sudah mulai padam, potensi munculnya api baru sudah minim. Hanya tinggal sekarang kebakaran itu mengarah ke sekitar Gunung Kawi Najang. Kawi Najang itu deretan pegunungan, lokasinya ke arah barat daya Gunung Buthak," kata Kelik, Rabu (9/9/2026).

Kebakaran Gunung Buthak pertama kali terdeteksi pada Selasa (1/9). Saat itu, api menghanguskan lahan sekitar 15 hektare.

Advertisement

Kondisi kemudian memburuk setelah angin kencang memicu munculnya titik api baru pada Jumat (4/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Luasan area yang terdampak kebakaran kemudian diperkirakan mencapai 300 hektare.

Api Mengarah ke Puncak Kawi Najang

Berdasarkan pemantauan pada Senin sore, kobaran api masih terlihat dan bergerak menuju puncak Gunung Kawi Najang.

Advertisement

Artikel Terkait

Kualitas Udara Singapura Membaik, PSI Tembus 74 saat Kabut Asap Kalimantan Terpantau

Kualitas Udara Singapura Membaik, PSI Tembus 74 saat Kabut Asap Kalimantan Terpantau

Kualitas udara Singapura membaik dengan PSI 67-74. NEA menyebut kabut asap Kalimantan tidak mengarah ke Singapura dan mengimbau warga memantau PM2.5.

Kemenkes Siapkan 477 Rumah Oksigen untuk Korban Karhutla, 314 Ribu Kasus ISPA Tercatat

Kemenkes Siapkan 477 Rumah Oksigen untuk Korban Karhutla, 314 Ribu Kasus ISPA Tercatat

Kemenkes menyiapkan 477 rumah oksigen untuk menangani dampak karhutla. Sebanyak 314.124 kasus ISPA tercatat di wilayah terdampak.

Kemenkes Catat 314 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Hampir 71 Ribu Menyerang Balita

Kemenkes Catat 314 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Hampir 71 Ribu Menyerang Balita

Kemenkes mencatat 314.124 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla hingga 20 Oktober 2026. Hampir 71 ribu kasus dialami balita.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer