Servis Motor Gratis Jatim Pecahkan Rekor MURI, Libatkan 50.448 Murid dari 354 SMK

SURABAYA, RadarBangkalan.id – Program servis sepeda motor gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Program dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini melibatkan 50.448 murid dari 354 SMK.
Berdasarkan data Dindik Jatim per 7 Oktober 2026, program tersebut juga didukung 336 guru pendamping dan 314 teknisi dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Jumlah sepeda motor yang masuk dalam rencana layanan mencapai 9.175 unit, melampaui target awal sebanyak 8.100 unit.
Baca Juga: KH Marzuki Mustamar Gagal Umrah gegara Blacklist Saudi, Ini Bantahan soal Travel dan Overstay
Penghargaan MURI diserahkan Senior Manager MURI Sri Widji Wahyuning Utami kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Senin (12/10/2026).
50.448 Murid dari 354 SMK Terlibat
Program servis motor gratis dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026) sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan ratusan SMK dengan dukungan guru pendamping dan teknisi industri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan apresiasi kepada sekolah, guru, murid, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurut Aries, penghargaan MURI tidak hanya berkaitan dengan jumlah layanan yang diberikan, tetapi juga menunjukkan bahwa keterampilan murid SMK dapat diterapkan secara langsung untuk membantu masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Jawa Timur. Melalui program ini, murid SMK tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga menunjukkan kompetensi yang dimiliki melalui pelayanan langsung kepada masyarakat. Keterlibatan puluhan ribu murid juga menunjukkan besarnya potensi pendidikan vokasi dalam memberikan kontribusi nyata," ujar Aries, Senin (12/10).
Dari total 354 SMK yang berpartisipasi, jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 350 sekolah.


