Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Kesehatan Ditolak Rumah Sakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

U
Penulis: Ubaidillah❯
Foto: Gemini Al
Foto: Gemini Al

Advertisement

 

RadarBangkalan.id - Peserta BPJS Kesehatan yang mengalami penolakan saat hendak berobat di rumah sakit perlu mengetahui penyebabnya agar bisa segera mencari solusi. Kendala tersebut dapat terjadi karena status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak aktif, dokumen administrasi bermasalah, surat rujukan tidak sesuai, atau layanan yang dibutuhkan tidak termasuk dalam ketentuan penjaminan.

Jika mengalami kondisi tersebut, peserta dapat meminta penjelasan kepada petugas rumah sakit, memeriksa status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN, serta berkoordinasi dengan petugas BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan. Apabila masalah tidak terselesaikan, peserta juga dapat menyampaikan pengaduan melalui kanal resmi yang tersedia.

Kenapa BPJS Kesehatan Ditolak Rumah Sakit?

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan peserta mengalami kendala saat menggunakan BPJS Kesehatan di rumah sakit. Berikut penjelasannya.

Advertisement

1. Status Kepesertaan JKN Tidak Aktif

Status kepesertaan yang tidak aktif dapat menghambat peserta mengakses layanan yang dijamin JKN. Kondisi ini bisa berkaitan dengan persoalan administrasi atau pembayaran iuran, bergantung pada jenis kepesertaan.

Peserta dapat memeriksa status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN atau menghubungi BPJS Kesehatan untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

Advertisement

Artikel Terkait

BPJS Kesehatan Sempat Gangguan, Pasien Menumpuk di Rumah Sakit hingga Petugas Mengeluh

BPJS Kesehatan Sempat Gangguan, Pasien Menumpuk di Rumah Sakit hingga Petugas Mengeluh

Sistem BPJS Kesehatan sempat mengalami penurunan performa hingga dikeluhkan pasien dan petugas rumah sakit. BPJS menyebut layanan berangsur stabil.

Transplantasi Sumsum Tulang Rp1,2 Miliar Diusulkan Ditanggung BPJS

Transplantasi Sumsum Tulang Rp1,2 Miliar Diusulkan Ditanggung BPJS

Kemenkes mengupayakan transplantasi sumsum tulang untuk pasien kanker darah masuk pembiayaan JKN. Biayanya disebut mencapai Rp1,2 miliar.

IDI Desak Rumah Sakit Punya SOP Tanggap Cepat untuk Keluhan Viral Pasien

IDI Desak Rumah Sakit Punya SOP Tanggap Cepat untuk Keluhan Viral Pasien

IDI meminta rumah sakit memiliki SOP tanggap cepat untuk menangani keluhan pasien yang viral. Dicky Budiman juga mendorong audit waktu tunggu pasien dan penguatan etika digital tenaga kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer