Radarbangkalan.id - Rekaman video yang menunjukkan seorang petugas SPBU menjadi korban pemukulan oleh pengemudi mobil viral di media sosial.
Kejadian ini berlangsung di SPBU yang terletak di Desa Bancelok Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Baca Juga: Resmi Urus Surat Nikah di KUA, Luna Maya dan Maxime Bouttier Menikah di Bali
Dalam video berdurasi 53 detik itu, tampak sebuah mobil putih hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU tersebut.
Pengemudi yang mengenakan baju kuning, celana krem, dan kopiah terlihat turun dari mobil lalu menyerahkan kartu barcode kepada petugas SPBU.
Tak lama kemudian, kartu tersebut dikembalikan oleh petugas. Selanjutnya, terjadi adu mulut antara pengemudi dan petugas SPBU yang berakhir dengan pemukulan.
Admin SPBU Jrengik, Dwi Indah Cahaya Ningsih, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden pemukulan terhadap petugas mereka.
"Iya itu peristiwasnya hari Rabu tanggal 23 April sekitar jam 15.12 WIB," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (25/4/2025)
Dia menjelaskan, insiden tersebut bermula ketika barcode yang diserahkan pengemudi tidak sesuai dengan pelat nomor kendaraan, sehingga ditolak oleh petugas. Penolakan ini memicu reaksi keras dari pengemudi.
Baca Juga: Viral! Pengunjung Terjatuh dari Wahana 360° Pendulum di Jatim Park 1, Terekam Kamera
"Pengemudi mobil menyerahkan barcode kepada operator namun karena tidak sama dengan pelat nomor maka ditolak sehingga terjadi cekcok," katanya.
Karena tidak menerima penolakan tersebut, pengemudi bersikeras agar tetap diisi BBM meskipun barcode tidak sesuai.
"Dia memaksa sehingga terjadi pemukulan terhadap operator. Karena sudah dipukul operator melakukan pembelaan diri," ucapnya.
Petugas SPBU lain yang berada di lokasi kemudian langsung datang untuk melerai percekcokan tersebut.
"Sampai dilerai teman-temannya sehingga baru si pengemudi pergi," ujarnya.
Baca Juga: Viral! Pengunjung Terjatuh dari Wahana 360° Pendulum di Jatim Park 1, Terekam Kamera
Editor : Ubaidillah